logo


Xi Jinping Minta Starbuck Bantu Perbaiki Hubungan China - AS

kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa presiden Xi Jinping telah menulis surat kepada mantan CEO Starbuck untuk memintanya ikut berperan dalam perbaikan hubungan China-AS

16 Januari 2021 13:30 WIB

Starbucks Coffe.
Starbucks Coffe. pixabay.com

BEIJING, JITUNEWS.COM - Presiden China Xi Jinping meminta mantan CEO Starbuck Howard Schultz untuk membantu memperbaiki hubungan Amerika Serikat-China yang telah jatuh ke level terendah dalam beberapa dekade terakhir, di tengah perang tarif dan perseteruan dalam sektor teknologi dan keamanan.

Dilansir dari Reuters, Sepucuk surat dari Xi kepada Schultz yang dilaporkan oleh Kantor Berita Xinhua, pada Jumat (15/1) merupakan sebuah komunikasi langsung yang langka dari seorang pemimpin China kepada tokoh bisnis asing. Schultz telah membuka gerai Starbucks pertama kali di China pada tahun 1999 dan sering berkunjung ke negara tersebut.

Meskipun para ekonom dan analis politik mengatakan bahwa Joe Biden kemungkinan akan mencoba menghidupkan kembali kerja sama AS-China terkait Korea Utara dan masalah politik lainnya. Namun, tampaknya kebijakan internasional AS terhadap sektor perdagangan dengan China tidak akan ada banyak perubahan.


Yang Lain Bikin Kendaraan Otonom, Huawei Sudah Mulai Uji Coba Jalan Raya Pintar

Schultz, yang merupakan CEO Starbucks hingga 2017, telah memimpin ekspansi agresif yang membuat China menjadi pasar terbesar Starbuck di luar AS. Starbucks sendiri memiliki lebih dari 4.700 gerai dengan 58.000 karyawan di hampir 190 kota di China.

Virus Covid-19 Varian Baru Diperkirakan Sudah Menyebar Luas di AS pada Maret

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia