logo


Lockdown Diperketat, Ekonomi Inggris Kemungkinan Akan Kembali Terjebak Resesi

ONS melaporkan bahwa perekonomian Inggris mengalami kontraksi 2,6% pada bulan November 2020 lalu

16 Januari 2021 12:55 WIB

Salah satu sudut Kota London
Salah satu sudut Kota London istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Perekonomian Inggris kemungkinan akan kembali terjerembab ke dalam resesi setelah data Badan Statistik Nasional Inggris (ONS) menunjukkan bahwa Inggris mengalami kontraksi hingga 2,6 % pada November lalu saat mereka memberlakukan kebijakan lockdown kedua.

ONS mengatakan bahwa akibatnya, perekonomian Inggris pada tahun 2020 8,5% lebih kecil dibanding dengan tahun 2019, atau sebelum pandemi. Dengan penurunan tersebut, ekonomi Inggris pada kuartal keempat tahun 2020 tampaknya akan mengalami kontraksi lagi.

Dengan adanya pengetatan aturan lockdown di awal tahun 2021 menyusul peningkatan jumlah kasus infeksi setelah kemunculan varian baru virus Covid-19, tampaknya tren negatif ini masih akan berlanjut pada kuartal pertama tahun 2021 ini.


13 Lansia di Norwegia Tewas setelah Alami Gejala Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech

"Jelas semuanya akan menjadi lebih sulit dan data ini menunjukkan skala tantangan yang kita hadapi," kata Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak, dikutip Al Jazeera.

Sektor layanan menjadi sektor paling terpukul pada bulan November dengan mengalami kontraksi hingga 3,4% seiring dengan banyaknya fasilitas umum dan bisnis hiburan yang ditutup. Sektor tersebut saat ini 9,9% lebih rendah dibanding capaian mereka pada bulan Februari 2020 lalu, sebelum dampak pandemi terhadap perekonomian mulai dirasakan.

"Perekonomian terpukul dari kebijakan pembatasan yang diberlakukan untuk menahan laju pandemi selama November, dimana bisnis pub dan penata rambut menerima dampak terbesar," kata Darren Morgan, Direktur Statistik Ekonomi ONS.

"Meski demikian, banyak bisnis yang mengubah kondisi operasionalya selama masa pandemi ini," tambahnya.

Virus Covid-19 Varian Baru Diperkirakan Sudah Menyebar Luas di AS pada Maret

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia