logo


Virus Covid-19 Varian Baru Diperkirakan Sudah Menyebar Luas di AS pada Maret

CDC AS memprediksi varian baru Covid-19 asal Inggris akan menyebar luas di seluruh negara bagian AS pada bulan Maret mendatang.

16 Januari 2021 12:29 WIB

Patung Liberty
Patung Liberty istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) AS mengatakan bahwa varian baru Covid-19 asal Inggris saat ini sudah terdeteksi di sepuluh negara bagian, dan diperkirakan akan menyebar luas ke seluruh penjuru Amerika pada bulan Maret mendatang.

Varian baru bernama B-117 tersebut diyakini dua kali lebih mudah menular dibanding varian awal Covid-19. Meski demikian, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa varian tersebut menyebabkan gejala yang lebih parah daripada varian sebelumnya yang sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Dilansir dari Al Jazeera pada Sabtu (16/1), CDC memperingatkan bahwa jika varian ini nantinya menjadi varian yang dominan, maka prosentase populasi yang memerlukan vaksinasi Covid-19 untuk mencapai situasi herd-immunity akan menjadi lebih tinggi.


Uni Eropa Minta Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Mutlak bagi Travellers

Sementara itu, pada Jumat (15/1), Presiden terpilih AS telah menunjuk David Kessler yang merupakan mantan kepala Otoritas Obat dan Makanan AS (FDA) sebagai salah satu petinggi dalam program vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan oleh tim transisi pemerintahan Joe Biden.

Sebelumnya, kepala tim transisi Joe Biden, Ron Klain, memperkirakan jika jumlah kematian akibat Covid-19 di AS akan mencapai 500 ribu pada bulan Februari mendatang, dan untuk mengentisipasi hal tersebut Joe Biden telah menyusun rencana terkait peningkatan vaksinasi.

"Kami belum sepenuhnya mengeluarkan dana untuk penanganan Covid-19," kata Ron Klain dalam sebuah wawancara dengan Washington Post pada Jumat (15/1).

"Kita akan melihat 500 ribu kematian di negara ini pada bulan depan," tambahnya.

13 Lansia di Norwegia Tewas setelah Alami Gejala Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia