logo


Jerman Bersedia Bahas Isu Nord Stream 2 dengan AS setelah Donald Trump Lengser

Menteri Luar Negeri Jerman mengatakan bahwa pihaknya bersedia membahas mengenai isu Nord Stream 2 dengan pemerintahan Joe Biden

16 Januari 2021 10:03 WIB

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membahas kembali isu jalur pipa gas dari Rusia ke Jerman atau Nord Stream 2 dengan pemerintah AS setelah Joe Biden resmi menjabat sebagai presiden pada 20 Januari mendatang.

"Kami ingin membicarakan mengenai permasalahan ini dengan kolega kita di Washington segera setelah pemerintahan baru dilantik," kata Maas dalam sebuah konferensi pers pada Jumat (15/1).

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat menyambut baik rencana Washington untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan pemerintah negara lain sebelum menjatuhkan sanksi.


Perusahaan Eropa yang Terlibat Proyek Nord Stream 2 Terancam Sanksi dari AS

"Kami percaya ini adalah keputusan yang positif, dan tentu saja kami bersedia membahasnya...segera setelah pemerintahan baru mulai bekerja," tambahnya.

Sebelumnya, Maas telah mengatakan bahwa Jerman tidak akan memberikan kesempatan bagi AS untuk menekan mereka terkait proyek pembangunan jalur pipa gas tersebut. Ia juga membantah tudingan AS yang menyebut jalur pipa tersebut dapat mengancam kedaulatan Uni Eropa.

"(Jerman) tidak perlu membicarakan mengenai kedaulatan Eropa jika hal ini dipahami dengan kami melakukan semua yang Washington inginkan," kata Maas beberapa waktu lalu.'

 

Turki Tak Akan Minta Ijin kepada AS terkait Pengiriman Kedua Sistem Pertahanan Buatan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia