logo


Jokowi Tunjuk Mantan Ajudannya Jadi Cakapolri, Ahli: Bagaimanapun Harus Punya Chemistry

Pakar Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Hibnu Nugroho menilai bahwa Komjen Listyo yang pernah menjabat sebagai ajudan Jokowi menjadi nilai tambah

15 Januari 2021 17:29 WIB

kumparan.com

PURWOKERTO, JITUNEWS.COM - Pakar Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Hibnu Nugroho mengapresiasi keputusan Jokowi yang telah menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

"Komjen Listyo saya kira penunjukan Pak Presiden yang cukup bagus karena yang selama ini kita lihat, 'basic' resersenya kuat. Di dalam 'basic' ilmu kepolisiannya, saya kira juga kuat," kata Hibnu seperti dilansir Antara, Jumat (15/1/2021).

Hibnu menilai bahwa Komjen Listyo yang pernah menjabat sebagai ajudan Jokowi menjadi nalai tambah. Pasalnya, kedekatan keduanya dapat mempermudah tercapainya visi misi Polri dan negara.


Listyo Sigit Calon Tunggal Kapolri, Ini Kata Novel Baswedan

"Karena bagaimanapun juga, seorang Kapolri kan harus punya 'chemistry' dengan Kepala Negara. Polri adalah polisi negara, jadi visinya adalah visi negara, bukan lagi kepentingan politik yang ada," ujarnya.

Ia juga menilai bahwa Komjen Listyo adalah sosok yang berprestasi. Hal tersebut dilihat dari banyaknya kasus yang bisa ditangani oleh Bareskrim Polri dibawah kepemimpinannya, seperti kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, kasus Djoko Tjandra dan kasus besar lainnya.

Jadi Calon Kapolri, Ini Profil Listyo Sigit Prabowo

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati