logo


Perusahaan Eropa yang Terlibat Proyek Nord Stream 2 Terancam Sanksi dari AS

Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2, terancam mendapat sanksi dari pemerintah AS

15 Januari 2021 17:30 WIB

Proyek Nord Stream 2
Proyek Nord Stream 2 istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintahan Donald Trump dikabarkan tengah mempersiapkan sebuah sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pembangunan jalur pipa gas Rusia-Jerman Nord Stream 2, setelah sebelumnya mengeluarkan peringatan terkait sanksi tersebut.

"Kami mencoba memberitahu perusahaan-perusahaan mengenai resiko (sanksi) dan mendesak mereka untuk keluar dari proyek tersebut sebelum terlambat," kata seorang pejabat tinggi AS yang tidak disebut namanya kepada Reuters.

Pada pekan ini, Kementerian Luar Negeri AS rencananya juga akan mengungkap perusahaan mana saja yang mereka masukkan dalam daftar penerima sanksi terkait proyek Nord Stream 2 tersebut, termasuk pihak perusahaan yang menyediakan asuransi, membantu meletakkan jalur pipa bawah laut, termasuk yang menyediakan peralatannya.


Jadi Salah Satu Pusat Finansial Global, Pengamat Bilang China Bisa Saingi New York dan London

Jalur pipa gas yang berada di dasar laut Baltic tersebut diperkirakan mampu mengirimkan 55 miliar kubik gas alam per tahun. Jalur pipa tersebut juga melewati wilayah teritorial sejumlah negara, yakni Rusia, Finlandia, Swedia, Denmark dan berakhir di Jerman.

Amerika Serikat sebelumnya juga sudah memperingatkan Uni Eropa jika jalur gas tersebut dapat mengakibatkan adanya ketergantungan terhadap suplai energi Rusia. AS juga menuding jalur pipa gas tersebut adalah sebuah bentuk upaya monopoli yang dilakukan oleh Moskow terhadap pasar energi Eropa.

Suka atau Tidak, Bukan AS yang Kuasai Perekonomian Dunia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia