logo


Pemprov Riau Apresiasi Panen Jagung Hibrida Koperasi RTBS

Pemprov Riau pun menginginkan standar dan mutu jagung Hibrida ini semakin ditingkatkan.

15 Januari 2021 09:23 WIB

Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi kegiatan panen hasil jagung Hibrida seluas 5 hektar milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) di Rumbai Barat, Pekanbaru, Kamis (14/1)
Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi kegiatan panen hasil jagung Hibrida seluas 5 hektar milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) di Rumbai Barat, Pekanbaru, Kamis (14/1) Ist

PEKANBARU, JITUNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi kegiatan panen hasil jagung Hibrida seluas 5 hektar milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) yang berlangsung pada Kamis (14/1) siang di Rumbai Barat, Pekanbaru.

Mewakili Gubernur Riau, Asisten I Provinsi Riau, Jenri Salmon Ginting mengatakan Pemprov Riau memuji dan mendukung inisiatif yang dilakukan oleh Koperasi RTBS.

"Ini sangat baik. Pemerintah Provinsi sangat mendukung. Masyarakat di sini dapat lebih produktif," kata Jenri Salmon kepada awak media.


Ditjen PSP Kementan Puas, Panen Jagung di Jatim Melimpah

Pemprov Riau pun menginginkan standar dan mutu jagung Hibrida ini semakin ditingkatkan. Terutama, terkait dengan siklus panen yang lebih banyak.

"Setahun bisa 3 kali panen lah," tambahnya.

Jenri pun menegaskan Pemprov Riau akan terus berkomitmen memberikan dukungan kepada Koperasi RTBS. Sebab, dengan aktivitas produksi penanaman jagung ini, produktivitas dan nilai tambah ekonomi masyarakat setempat akan semakin meningkat.

"Dengan adanya ini, pendapatan ekonomi masyarakat kota Pekanbaru pasti akan semakin naik atau meningkat," tutur dia.

Wali Kota Pekanbaru Dr. Firdaus juga mengungkapkan apresiasi yang sama. Menurutnya, aktivitas penanaman jagung Hibrida ini menjadi salah satu opsi penciptaan lapangan pekerjaan dan pembangunan ekonomi di Pekanbaru. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, aktivitas produksi jagung ini bisa menjadi solusi pengembangan ekonomi di sektor pertanian.    

“Kita harapkan ke depan (Koperasi RBTS) perusahaan daerah dengan Koperasi dan Kelompok Tani bisa bersinergi. Karena peluang bisnis jagung untuk industri pakan ternak ini masih besar. Apalagi lahan yang potensial dikelola di Pekanbaru juga masih sangat luas,” ungkapnya.

Ketua Koperasi RTBS Insaf Prabancana mengucapkan terimakasih yang besar atas dukungan yang diberikan banyak pihak. Meskipun pada saat yang sama, Insaf tetap berharap dukungan yang diberikan pemerintah akan semakin besar dan semakin nyata guna mengoptimalkan panen produksi jagung.

“Tanpa support dari pemerintah khususnya dinas Pertanian, beban yang dipikul tentu sangat berat. Harapan ke depan, Koperasi RTBS dan pemerintah bisa berjalan beriringan untuk mencapai keberhasilan pada sektor pertanian maupun pemberdayaan koperasi. Terlebih pada tahun 2021, RTBS berencana kembali membuka lahan pertanian seluas 500 Hektar,” ujarnya.

Dalam aktivitas panen kali ini, Insaf mengklaim bakal mendapatkan hasil panen berjumlah 30 ton. Hasil panen ini selanjutnya akan diolah dan didistribusikan kepada sejumlah perusahaan industri pakan ternak di wilayah Sumatera Utara.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM kota Pekanbaru, Idrus menegaskan komitmennya untuk terus membantu pengembangan Koperasi RTBS. Terutama dalam hal pelatihan dan pengembangan bisnis koperasi.

Sejumlah pejabat ikut menghadiri dan terlibat dalam aktivitas panen besar produksi jagung ini. Selain Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru dan sejumlah pejabat eksekutif pemerintah kota Pekanbaru, tampak juga anggota DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho.  

Kemenkop Gandeng Kemitraan antara Petani Jagung dan Industri

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata