logo


dr Tirta Sebut Kasus Raffi Ahmad Bisa Jadi Serius, Ini Alasannya

Ada beberapa tokoh di sana, seperti Ahok.

15 Januari 2021 06:00 WIB

dr Tirta
dr Tirta Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Aksi kerumunan sejumlah artis termasuk Raffi Ahmad yang baru saja divaksin  Covid-19 diprediksi akan berbuntut panjang meski sudah ada permintaan maaf.

Pasalnya, kasus ini sudah berada di tangan pihak kepolisian. Di sisi lain, banyak yang membandingkan dengan perkara Habib Rizieq Shihab (HRS) yang ditahan karena kerumunan.

YouTuber sekaligus relawan Covid-19, dr Tirta Hudhi menilai Ahok memiliki daya tarik tersendiri untuk diperbincangkan. Dia menyebut pihak Istana sedang mengadakan pertemuan untuk membahas sanksi yang harus diterima Raffi.


Bela Raffi Ahmad, Teddy Gusnaidi: Rizieq Itu Dipidana Kasus Penghasutan, Bukan Kerumunan

“Ini kasus Raffi menjadi serius, dikarenakan ada beberapa tokoh di sana, seperti Ahok. Yang post padahal @Anyaselalubenar di IG-nya, dari status Anya, akhirnya dilaporkan ke pihak Istana. Dengar-dengar, kalau enggak salah, Istana lagi rapat, sanksi apa untuk mereka. Berawal dari sebuah story,” cuitnya melalui akun Twitternya, Kamis (14/1).

Tak hanya itu, pesta yang dihadiri Raffi itu ternyata juga mengundang Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Dipastikan kasus tersebut bakal ramai dibicarakan oleh berbagai kalangan.

“Habis vaksin Raffi melanggar protokol, padahal yang ngundang Raffi vaksin ya teman-teman di Istana, ada banyak tokoh figur,” ujar dr Tirta.

Menurut Tirta, peristiwa ini disebabkan oleh kecerobohan protokol demi konten sosial. Mulanya, Anya Geraldine lewat Instagram, menuliskan keterangan foto bersama di lokasi.

“Benar-benar Raffi Ahmad, habis dikasih vaksin langsung nongkrong enggak ada protokol kesehatan, buang-buang jatah vaksin aja beb,” tulis Anya.

Perkiraan dr Tirta rupanya menjadi kenyataan. Menjelang sore, salah satu anggota staf ahli utama presiden menelepon dirinya. Dia juga mengingatkan kepada pemerintah untuk berhenti menggunakan jasa influencer.

“Diskusi mengenai hal terburuk yang bisa terjadi dari kasus ini. Ya beginilah, saya jujur kasian sama Pak @jokowi. Enggak tahu apa-apa, itu Aa Raffi juga yang ajuin adalah staf beliau. Teman-teman di Istana kayaknya harus paham, edukasi bukan hanya sekadar cari awareness. Ini pelajaran berharga buat teman-teman saya yang di KSP. Stop cari “influencer” Istana,” tegasnya.

HNW Kritik Israel yang Enggan Beri Vaksin ke Palestina, Permadi Arya: Urus Bangsa Sendiri Dulu

Halaman: 
Penulis : Iskandar