logo


Bank HSBC Inggris Ancam Blokir Akun Nasabah yang Tak Patuhi Aturan Penggunaan Masker

Pemerintah Inggris mulai Selasa pekan ini mewajibkan penggunaan masker di semua tempat umum, baik outdoor maupun dalam ruangan, seperti supermarket, dan bank.

14 Januari 2021 19:29 WIB

Seorang nasabah tengah berada di salah satu kantor cabang bank HSBC Inggris
Seorang nasabah tengah berada di salah satu kantor cabang bank HSBC Inggris Russia Today

LONDON, JITUNEWS.COM - Bank HSBC Inggris mengatakan bahwa setiap nasabah yang datang ke kantor cabang mereka diwajibkan untuk menggunakan masker penutup wajah. Jika aturan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 tersebut tidak ditaati, maka nasabah tidak akan mendapatkan layanan dan bahkan akun mereka bisa ditutup. Hal tersebut disampaikan oleh seorang juru bicara kepada the Mirror pada Selasa (12/1).

Dilansir dari Rusia Today, kepala jaringan HSBC Inggris mengatakan bahwa para pegawai bank layak untuk mendapatkan penghormatan dan seharusnya tidak menghadapi tindak kekerasan atau sikap kasar dari para nasabah. Ia juga meminta para nasabah untuk tetap tinggal di rumah dengan memanfaatkan layanan perbankan digital daripada mendatangi kantor bank.

Sejumlah bank lainnya, termasuk Santander, Lloyds, dan Natwest, juga telah memberi tahu para nasabahnya bahwa pihaknya tidak akan memberikan layanan kepada nasabah yang datang ke kantor cabang tanpa menggunakan masker. Meski demikian, namun Barclays yang mengatakan bahwa pemblokiran akun nasabah hanya bisa dilakukan jika nasabah bertindak agresif terhadap para pegawai.


Cacat Produksi, Tesla Diminta Tarik 158 Ribu Unit Mobil Listrik Mereka dari Pasar AS

Setelah memberlakukan kebijakan lockdown ketiga yang dimulai pada pertengahan Desember lalu, pemerintah Inggris pada Selasa (12/1) mengimbau semua warga untuk tetap menggunakan masker saat berada di tempat umum indoor seperti supermarket, atau tidak diijinkan masuk jika tidak mematuhi aturan tersebut.

Meski demikian, kantor pos Inggris mengatakan bahwa meski mereka mewajibkan para pelanggan untuk menggunakan masker, namun mereka masih memberikan layanan kepada pelanggan yang tidak menggunakan masker. Sebuah kelompok perdagangan yang mewakili 170 pedagang Inggris bahkan mendesak pihak Kepolisian untuk mengawasi aturan penggunaan masker tersebut karena hal tersebut bukan tanggung jawab mereka.

Pandemi dan Tekanan Luar Negeri Gagal Redam Kenaikan Ekspor China di Tahun 2020

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia