logo


Pandemi dan Tekanan Luar Negeri Gagal Redam Kenaikan Ekspor China di Tahun 2020

Sektor ekspor China di tahun 2020 mengalami peningkatan 3,6 persen dibanding dengan tahun 2019, ke level USD 2,59 triliun

14 Januari 2021 18:30 WIB

Pelabuhan Shanghai, China
Pelabuhan Shanghai, China istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Meski mendapatkan tekanan dari sejumlah pihak internasional, salah satunya dari Amerika Serikat, namun China justru menjadi negara yang mencatatkan adanya kenaikan dalam sektor ekspor mereka selama tahun 2020 lalu, dengan peningkatan mencapai 3,6 persen dibanding dengan tahun 2019.

Capaian yang melampaui perkiraan tersebut tentu saja membangun pondasi yang kuat bagi pertumbuhan perekonomian negara tersebut.

Dilansir dari The Global Times pada Kamis (14/1) Bea Cukai China mencatat bahwa nilai ekspor China dalam dolar melonjak 18,1 persen year-on-year ke level USD 281,93 miliar pada bulan Desember lalu. Sementara total nilai ekspor mereka secara keseluruhan di tahun 2020 mencapai USD 2,59 triliun.


Curiga Amazon Lakukan Monopoli, Sejumlah Negara Bagian AS Gelar Investigasi

Sementara itu, ektor impor China pada bulan Desember meningkat 6,5 persen ke level USD 203,75 miliar dibanding periode yang sama pada tahun 2019 lalu dengan nilai impor secara keseluruhan mencapai USD 2,06 triliun.

"China menjadi satu-satunya ekonomi di dunia yang mengalami pertumbuhan perdagangan di tahun 2020," kata juru bicara Dirjen Bea Cukai China Li Kuiwen dalam sebuah konferensi pers pada Kamis (14/1).

Sementara itu, pengamat ekonomi mengatakan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari keberhasilan pemerintah China dalam menangani situasi wabah Covid-19.

"Pertumbuhan dalam perdagangan tersebut diakibatkan karena efektivitas pencegahan dan pengendalian wabah (Covid-19) di China," kata Hu Qimu, seorang pengamat senior di Institut Ekonomi Digital China.

"Saat industri manufaktur global terhenti, industri manufaktur China tetap berjalan, yang membuat permintaan global kembali ke China setelah kuartal ketiga, dan memungkinkan perdagangan internasional China masih bisa mencapai hasil yang bagus pada tahun lalu," tambahnya.

Cacat Produksi, Tesla Diminta Tarik 158 Ribu Unit Mobil Listrik Mereka dari Pasar AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia