logo


Kapasitas Pembangkit EBT Ditargetkan Meningkat Jadi 11.373 MW di Tahun 2021

Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana mengatakan realisasi kapasitas pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) hingga tahun 2020 mencapai 10. 467 MW.

14 Januari 2021 17:34 WIB

Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana
Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM membeberkan capaian kinerja 2020.

Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana mengatakan realisasi kapasitas pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) hingga tahun 2020 mencapai 10. 467 MW.

Tambahan pembangkit EBT ini diantaranya PLTA Poso sebesar 66 MW, PLTBm Marauke sebesar 3,5 MW, PLTM Sion sebesar 12,1 MW dan PLTS Atas sebesar 13,4 MW.


Menteri METI Jepang Undang Jonan Bahas Investasi EBT

“Capaian ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya di mana pada tahun 2019 realisasi kapasitas listrik EBT mencapai 10.291 MW dan untuk tahun 2021 ditargetkan kapasitas pembangkit EBT meningkat menjadi 11.373 MW,” ujar Dadan dalam Konferensi Pers secara virtual, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya pemerintah tetap berupaya menjaga investasi di subsektor EBTKE ditengah tantangan ekonomi global dalam situasi pandemi Covid-19.

Hal ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja nasional.

“Pragnosa realisasi investasi subsektor EBTKE tahun 2020 sebesar USD 1,36 miliar yang didominasi investasi di bidang panas bumi dari target total sebesar USR 2,02 miliar. Dan untuk tahun 2021 investasi subsektor EBTKE ditargetkan sebesar 2.05 miliar,” pungkasnya.

Lantik Pimpinan Tinggi Pratama, Menteri ESDM Minta Inovasi EBT Ditingkatkan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar