logo


Peran Chlorella Dalam Budidaya Biota Laut

Dalam sel Chlorella mengandung 50% protein, lemak serta vitamin A, B, D, E dan K, disamping banyak terdapat pi

23 April 2015 19:16 WIB

Warna hijau pada alga ini disebabkan selnya mengandung klorofil a dan b dalam jumlah yang besar. FOTO: ISTIMEWA
Warna hijau pada alga ini disebabkan selnya mengandung klorofil a dan b dalam jumlah yang besar. FOTO: ISTIMEWA

JAKARTA JITUNEWS.COM - Pytoplankton adalah sumber pakan alami untuk berbagai organisme, terutama pada budidaya merupakan pakan alami yang sangat cocok untuk larva ikan. Chlorella maupun jenis phytoplankton lainnya dikenal sebagai produser primer dan berada pada tropik level pertama.

Peranan phytoplankton tersebut sebagai pakan alami bagi biota – biota laut yang lain, khususnya biota laut herbivora. Kelimpahan phytoplankton di suatu perairan tidak lepas dari proses deposit sejumlah zat – zat organik melalui proses fotosintesis, yang terjadi pada tumbuhan yang mengandung klorofil.

Kelimpahan jumlah phytoplankton dapat berhasil apabila proses fotosintesa tersebut akan mendukung proses reproduksi dan menghasilkan kelimpahan phytoplankton yang cukup tinggi. kelimpahan phytoplankton pada suatu perairan pada dasarnya merupakan konversi dari berbagai nutrisi yang dapat dipergunakan oleh phytoplankton untuk menunjang kehidupan dan reproduksi. Potensi phytoplankton sebagai pakan alami telah dikenali pada upaya kultivasi benih udang dan ikan di hatchery.


SKPT Mimika Berdampak Positif Pada Ekonomi Perikanan Masyarakat di Timur

Sel Chlorella berbentuk bulat, hidup soliter, berukuran 2-8 µm. Dalam sel Chlorella mengandung 50% protein, lemak serta vitamin A, B, D, E dan K, disamping banyak terdapat pigmen hijau (klorofil) yang berfungsi sebagai katalisator dalam proses fotosintesis

Chlorella umumnya dijumpai sendiri, kadang-kadang bergerombol. Protoplast sel dikelilingi oleh membrane yang selektif, sedangkan di luar membran sel terdapat dinding yang tebal terdiri dari sellulosa dan pektin. Di dalam sel terdapat suatu protoplast yang tipis berbentuk seperti cawan atau lonceng dengan posisi menghadap ke atas. Pineroid-pineroid stigma dan vacuola kontraktil tidak ada

Warna hijau pada alga ini disebabkan selnya mengandung klorofil a dan b dalam jumlah yang besar, di samping karotin dan xantofil. Chlorella tumbuh pada salinitas 25 ppt. Alga tumbuh lambat pada salinitas 15 ppm, dan hampir tidak tumbuh pada salinitas 0 ppm dan 60 ppm. Chlorella tumbuh baik pada suhu 20-23° C, tetapi tumbuh lambat pada suhu 32° C. 

KKP Kembangkan Benih Ikan Bermutu, DPR Beri Apresiasi

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah, Riana