logo


Selamatkan Pasien Covid-19, Menko PMK Galakkan Donor Plasma Konvalesen

Donor konvalesen merupakan salah satu upaya untuk membantu menyelamatkan mereka yang masih terjangkit Covid-19.

14 Januari 2021 09:32 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Rabu sore (13/1).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Rabu sore (13/1). Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Angka kasus Covid-19 di Indonesia sampai saat ini masih terus meningkat signifikan. Berdasarkan data terbaru, hari Rabu (13/1), kasus positif tercatat bertambah 11.278 orang. Secara kumulatif kasus positif hingga hari Rabu mencapai 858.043 orang.

Meski demikian, angka kesembuhan pun juga terus mengalami peningkatan. Angka kesembuhan berdasarkan data terbaru bertambah 7.657 orang atau secara kumulatif menjadi 703.464 orang. Sementara, kasus meninggal bertambah 306 orang atau secara kumulatif menjadi 24.951 orang.

Peningkatan pasien sembuh tersebut patut disyukuri. Sebab, mereka yang berhasil sembuh telah memiliki antibodi terhadap Covid-19 dalam berbagai level. Antibodi dalam plasma darah yang cukup tinggi inilah yang dapat di dermakan ke pasien lainnya untuk membantu mempercepat kesembuhan.


Jika Masyarakat Belum Siap Divaksin, PKS: Jangan Dipaksa

Di 29 Unit Donor Darah (UDD) PMI, penyintas Covid-19 dapat melakukan donor plasma konvalesen tersebut dengan syarat medis tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, donor konvalesen merupakan salah satu upaya untuk membantu menyelamatkan mereka yang masih terjangkit Covid-19.

"Karena sudah terbukti dengan adanya plasma konvalesen itu banyak pasien Covid-19 yang terselamatkan," ujar Muhadjir saat melakukan kunjungan ke Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Rabu sore (13/1).

Muhadjir mengimbau kepada para penyintas yang telah sembuh dari infeksi virus untuk melakukan donor plasma konvalesen yang dapat menyelamatkan pasien Covid-19.

"Saya mohon kepada penyintas yang telah disembuhkan oleh Allah, oleh Tuhan dari wabah Covid-19 ini. Sekarang saatnya untuk memberikan bantuan memberikan sebagian dari berkahnya kepada saudara-saudaranya yang sekarang sedang mengalami cobaan," tuturnya.

Pencanangan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen

Pemerintah akan mencanangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen pada beberapa hari mendatang. Pencanangan gerakan ini rencananya akan dilaksanakan secara daring dan luring di kantor Pusat PMI di Jakarta.

Secara daring rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan secara luring dihadiri oleh menteri dan kepala lembaga. Selain itu juga akan dilakukan pelaksanaan donor plasma konvalesen dengan melibatkan pendonor dari pejabat-pejabat publik.

Muhadjir mengharapkan, dengan adanya gerakan ini dapat menumbuhkan pendonor-pendonor potensial dan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia.

"Mudah-mudahan dengan mereka nanti beramai-ramai mendonor konvalesen akan ikut mencegah angka fatalitas Covid-19 di Indonesia yang masih di atas rata-rata dunia," kata dia.

Imbau Masyarakat untuk Donor Darah

Kesempatan berkunjung ke Markas PMI Provinsi DKI Jakarta dimanfaatkan Muhadjir untuk mengecek kelayakan peralatan donor dan melakukan donor darah. Muhadjir mengatakan, saat ini stok kantong darah mengalami penurunan. Karena itu, Muhadjir mengajak seluruh warga masyarakat untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya di cabang PMI setempat.

"Karena sekarang ini jumlah darah yang tersedia mengalami penurunan. Dan saya minta untuk kita tidak perlu takut dengan pandemi Covid-19 ini untuk berdonor karena pelayanannya sangat aman. Dijamin semuanya baik-baik saja," cetus dia.

"Ingat bahwa kalau kita menyumbangkan darah kita untuk kemanusiaan, ini berarti kita ikut berpartisipasi untuk menyelamatkan nyawa manusia yang memerlukan darah. Mari kita beramai-ramai mendonorkan darah," pungkasnya.

Mending Raffi Ahmad yang Divaksin Ketimbang Natalius Pigai, Denny Siregar: Corona Takut sama Dia

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata