logo


Pompeo Tuding Iran Lindungi Al Qaeda, Rusia: Tidak Beralasan

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tudingan Menlu AS soal Iran sebagai markas baru Al Qaida adalah pernyataan yang tidak berdasar

13 Januari 2021 18:26 WIB

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Zamir Zabulov pada Rabu (13/1) mengatakan bahwa tudingan yang dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang menyebut Iran sebagai rumah baru bagi kelompok teroris Al Qaeda sebagai klaim yang tidak berdasar.

"Tampaknya Mr Pompeo, di akhir (masa jabatan Donald Trump), ingin melakukan suatu hal lain untuk menyakiti Iran. Tapi, (klaim) ini sangat tidak beralasan," kata Zabulov dalam pernyataan tertulisnya dikutip Sputniknews.

Zabulov menambahkan bahwa Pompeo tidak memberikan informasi detail untuk mendukung tudingannya tersebut.


Transisi Pemerintahan Joe Biden, AS Batalkan Kunjungan Dubesnya ke Taiwan

Sebelumnya, Mike Pompeo mengatakan bahwa Iran telah menjadi rumah baru bagi kelompok teroris asal Afghanistan, Al Qaeda.

"Al Qaeda sudah mempunyai markas baru. Itu adalah Republik Islam Iran," kata Pompeo dalam sebuah pidatonya, dikutip VoA.

"Saya juga bisa katakan Iran adalah Afghanistan yang baru, sebagai markas Al Qaeda, namun jauh lebih buruk," tambahnya.

"Tak seperti di Afghanistan, saat anggota Al Qaeda harus sembunyi di pegunungan, Al Qaeda hari ini beroperasi dibawah perlindungan rezim Iran," lanjutnya.

Tak terima dengan pernyataan tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyebut Pompeo sebagai "tukang bohong" dimana tuduhan tersebut berdasar pada data intelijen "fiksi".

Trump Sebut Joe Biden Juga Akan Hadapi Ancaman Pemakzulan di Masa Depan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia