logo


Rizieq Ajukan Praperadilan Kasus Tes Swab, Kuasa Hukum: Hancurnya Peradilan Jadi Pintu Masuk Kehancuran Bangsa

Aziz Yanuar tidak beharap lebih dari praperadilan kasus tes swab Rizieq Shihab

13 Januari 2021 16:15 WIB

Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar
Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan praperadilan usai kliennya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong dan upaya menghalang-halangi petugas terkait tes swab di RS UMMI Bogor, beberapa waktu yang lalu.

"Insyaallah kami akan mengajukan praperadilan lagi terkait penangkapan dan penahanannya dalam kasus RS UMMI," kata Aziz seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (13/1/2021).

Aziz mengatakan bahwa permohonan praperadilan tersebut masih dibahas oleh tim kuasa hukum lainnya. Meski demikian, ia mengaku tidak berharap lebih. Pasalnya Aziz berkaca dari praperadilan kasus kerumunan di Petamburan yang justru ditolak oleh hakim.


Kasus HRS Cuma Satu, Rocky Gerung: Tak Mau Disogok Uang dan Jabatan

Ia menilai bahwa penegakan hukum di Indonesia masih buram. Oleh karena itu, ia berharap ketidakadilan harus dihentikan.

"Kami khawatir kezaliman ini sudah masuk ranah peradilan sehingga awan gelap buram penegakan hukum makin melingkupi republik ini. Ini harus dihentikan karena hancurnya peradilan akan menjadi pintu masuk kehancuran bangsa," lanjutnya.

Gugatan Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Akan Terus Melawan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati