logo


Bela Ribka Soal Penolakan Vaksin Covid-19, PDIP: Komersialisasi Pelayanan yang Dikritik

PDIP menilai pernyataan Ribka bertujuan agar pemerintah mengutamakan keselamatan rakyat dalam menjalankan program vaksinasi Covid-19.

13 Januari 2021 16:24 WIB

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto memberi klarifikasi terkait pernyataan Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning yang secara terang-terangan menolak divaksin Covid-19 dan memilih membayar denda. Menurutnya, pernyataan Ribka bertujuan agar pemerintah mengutamakan keselamatan rakyat dalam menjalankan program vaksinasi Covid-19.

"Ribka Tjiptaning, jika melihat pernyataan secara menyeluruh sebagai satu kesatuan pesan, yang disampaikan adalah mengingatkan garis kebijakan politik kesehatan yang seharusnya kedepankan kepentingan dan keselamatan masyarakat," kata Hasto dalam keterangannya, Rabu (13/1/2021).

Hasto menjelaskan bahwa pernyataan Ribka lebih menitikberatkan pada upaya pemerintah agar tidak mengkomersialkan vaksin Covid-19 sebagaimana yang telah terjadi dalam pelayanan tes swab atau PCR.


Denny: Mendukung Vaksin Itu Sifat Kepahlawanan, Menolaknya Itu Pecundang

"Bagi yang bersedia membayar tinggi, hasil PCR cepat sedangkan bagi rakyat kecil seringkali harus menunggu tiga hingga 10 hari, hasil PCR baru keluar. Komersialisasi pelayanan inilah yang dikritik oleh Ribka, sebab pelayanan kesehatan untuk semua, dan harus kedepankan rasa kemanusiaan dan keadilan," ujarnya

Lebih lanjut, Hasto meminta agar pemerintah lebih masif dalam mensosialisasikan vaksin Covid-19. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mencegah informasi bohong atau hoaks yang beredar di masyarakat.

Senang Jokowi Penuhi Janji Divaksin Pertama, Ngabalin: Selamat Tinggal Covid-19

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati