logo


Trump Sebut Joe Biden Juga Akan Hadapi Ancaman Pemakzulan di Masa Depan

Dalam pidatonya, Donald Trump mengatakan bahwa Amandemen ke-25 tidak beresiko apa-apa bagi dirinya namun akan membayang-bayangi pemerintah Joe Biden di masa mendatang

13 Januari 2021 15:30 WIB

Donald Trump dan Joe Biden
Donald Trump dan Joe Biden sky news

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Donald Trump mengatakan bahwa Amandemen ke-25 tidak akan mampu mengusirnya dari Gedung Putih, namun akan membayang-bayangi Joe Biden di masa mendatang. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya saat berkunjung ke wilayah perbatasan dengan Meksiko di Alamo, Texas pada Selasa (12/1).

Seperti diketahui, Fraksi Demokrat pada DPR AS mendesak wakil presiden Mike Pence untuk menyetujui Amandemen ke-25 yang akan membuat Trump dicopot dari jabatannya sebagai kepala pemerintahan Amerika Serikat sebelum masa jabatannya berakhir pada 20 Januari mendatang. Demokrat menilai Trump telah menghasut para pendukungnya untuk menerobos masuk dan mengacak-acak Gedung Capitol pada pekan lalu untuk menghentikan pihak Kongres mengumumkan Joe Biden secara resmi sebagai pemenang Pilpres 3 November.

"Amandemen ke-25 tidak beresiko bagi saya, namun akan kembali membayang-bayangi Joe Biden dan pemerintahannya," kata Trump kepada wartawan, dikutip Russia Today.


Kelompok HAM Desak YouTube Blokir Channel Milik Donald Trump

Pernyataan Trump tersebut tampaknya menjadi pertanda jika pihak Republikan dapat menggunakan cara yang sama terhadap Joe Biden.

Dalam pidatonya, Trump juga mengecam upaya pemakzulan yang dilakukan oleh pihak Demokrat terhadap dirinya dan menyebutnya sebagai upaya "perburuan penyihir terbesar dalam sejarah politik."

Pidato tersebut adalah pidato pertama yang ia sampaikan kepada publik sejak sejumlah akun media sosialnya diblokir menyusul insiden penyerbuan Gedung Capitol. Trump tidak mengeluhkan seberapa lama pemblokiran tersebut akan diberlakukan terhadap media sosialnya, namun ia menyebut bahwa "kebebasan berpendapat saat ini sedang dibawah serangan."

 

Transisi Pemerintahan Joe Biden, AS Batalkan Kunjungan Dubesnya ke Taiwan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia