logo


Pengamat: Waspadai Kelompok Teroris Anti Calon Kapolri Beragama Katolik.

Diketahui Komjen Listyo Sigit Prabowo akan menjadi Kapolri pertama di era Reformasi yang beragama Katolik.

13 Januari 2021 12:11 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur The Indonesia Intelligence Institute Ridlwan Habib mengatakan sudah sangat tepat keputusan yang diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menunjuk Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri.

Diketahui Komjen Listyo Sigit Prabowo akan menjadi Kapolri pertama di era Reformasi yang beragama Katolik.

"Pilihan Presiden sudah tepat karena berdasarkan faktor loyalitas dan profesionalisme,“ ujarnya di Jakarta (12/01) .


Manfaatkan Air Hujan, ABSAH Kementerian PUPR Cakup 273 Lokasi

Menurutnya Komjen Sigit yang pernah menjabat sebagai ajudan Jokowi dan juga sebagai Kapolres Solo saat Jokowi menjadi walikota tahun 2011 diyakini dapat berkoordinasi dengan baik.

“Presiden perlu figur Kapolri yang terbiasa berkoordinasi dan sudah faham karakternya, " ujar Ridlwan.

Komjen Sigit juga pernah menjadi Kapolda Banten. "Beliau paham bermacam-macam organisasi masyarakat, " ujar alumni S2 Kajian Stratejik Intelijen UI tersebut.

Komjen Sigit juga pernah menjadi pembicara dalam Kursus Ketahanan Nasional DPP PKS pada bulan Februari tahun lalu. "Hubungan LSP dengan tokoh tokoh umat Islam berjalan harmonis, " ujar Ridlwan.

Meski begitu, analis keamanan ini mengingatkan potensi kelompok-kelompok teroris yang tidak suka dengan calon Kapolri beragama Katolik.

“Bagi kelompok seperti JAD atau MIT, polisi halal diserang, apalagi polisi yang dipimpin seorang Katolik, tambah membuat mereka marah, " ujarnya.

Karena itu Ridlwan berharap Polda Polda di seluruh Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat situasi fit and proper test calon Kapolri baru.

“Densus 88 harus siaga satu terutama di polres polres daerah yang jauh dari Jakarta,“ pungkasnya.

Denny: Mendukung Vaksin Itu Sifat Kepahlawanan, Menolaknya Itu Pecundang

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar