logo


Tak Terima AHY Dikatai 'Bodoh', Demokrat Akan Bawa Guru Besar USU ke Ranah Hukum

Kepala Badan Komunikasi strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Ossy Darmawan mengatakan bahwa pelaporan bisa dilakukan oleh kader Demokrat yang ada di Sumatera Utara

12 Januari 2021 21:49 WIB

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Demokrat akan mempertimbangkan langkah untuk membawa guru besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), Yusuf Leonard Henuk ke ranah hukum. Pasalnya, Yusuf dinilai telah menghina Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan menyebutnya bodoh.

Kepala Badan Komunikasi strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Ossy Darmawan mengatakan bahwa pelaporan bisa dilakukan oleh kader Demokrat yang ada di Sumatera Utara.

"Terkait dengan proses hukum, saya pikir banyak kader dan simpatisan Partai Demokrat yang merasa tidak terima dan mungkin saja berujung pada pelaporan hukum kader atau simpatisan Partai Demokrat di daerah utamanya di Sumatera Utara," kata Ossy seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (12/1/2021).


BPOM Keluarkan Izin Vaksin Sinovac, Politikus Demokrat: Jangan Ada Penyimpangan

Menurutnya, tidak pantas seorang professor mengatakan hal yang bernada kebencian. Ia pun meminta agar cuitan Yusuf yang mengatakan AHY bodoh tidak perlu didengarkan. Apalagi Yusuf pernah menjadi tersangka ujaran kebencian pada tahun 2019.

"Artinya, kalau tidak perlu juga terlalu mendengarkan omongan ngawur dan ngaco dari seorang profesor yang pernah berstatus tersangka," lanjutnya.

Sebelumnya, Yusuf menyebut AHY bodoh. Pasalnya, kata Yusuf tidak ada kecelakaan pesawat terjadi karena kesalahan pemerintah

"Yth Ketua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau BODOH sekali, karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia,tak pernah ada "GOVERNMENT ERROR" penyebabnya,tapi "7 FAKTOR"(indonesiabaik.id/infografis/7-f).Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY!," tulis Yusuf di akun Twitternya, Selasa (12/1/2021).

 

Jika SBY Tak Jadi Presiden, Teddy Gusnaidi: Pak Jokowi Tinggal Teruskan Bangun RI, Bukan Benahi Kerusakan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati