logo


Setengah Juta Pengguna Twitter AS Eksodus ke Telegram Usai Akun @realDonaldTrump Diblokir

The Telegraph melaporkan bahwa lebih dari 500 ribu pengguna Twitter asal AS beralih ke Telegram usai akun @realDonaldTrump diblokir permanen

12 Januari 2021 19:00 WIB

Telegram
Telegram istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aplikasi perpesanan Telegram menjadi aplikasi dengan jumlah download tertinggi kedua di Amerika Serikat menyusul akun milik Presiden Donald Trump diblokir secara permanen oleh Twitter.

Menurut laporan The Telegraph pada Senin (11/1), sekitar 545 ribu orang di AS telah mendownload Telegram antara Rabu hingga Minggu pekan lalu, atau meningkat tiga kali lipat dibanding dengan periode yang sama pekan sebelumnya. Hal tersebut menurut data yang dihimpun oleh Sensor Tower.

Pada Sabtu (9/1), bos Telegram Pavel Durov mengatakan bahwa Google, Apple dan Amazon "memberikan ancaman yang lebih besar bagi kebebasan pengguna dibanding Twitter. Durov menambahkan bahwa Telegram akan terus berupaya untuk memberikan layanan mereka bagi para pengguna iOs meskipun pihak Apple menghapus Telegram dari App Store-nya.


Disebut Jalin Kerja Sama dengan Apple dalam Produksi Mobil Listrik, Saham Hyundai Meroket

Jen Golbeck, seorang pakar informatika pada Universitas Maryland mengatakan bahwa Telegram berpotensi menjadi "rumah" dalam waktu yang relatif lebih lama bagi para simpatisan Trump dibanding aplikasi media sosial Parler, terlebih setelah platform tersebut diblokir oleh Google, Amazon dan Apple.

Ketiga raksasa digital AS tersebut memblokir layanan Parler karena dinilai gagal melakukan tindakan terhadap berbagai postingan yang diunggah oleh para pendukung Trump mengenai tindak kekerasan di Gedung Capitol pada Rabu (6/1).

Mantan Menlu AS Sebut Donald Trump sebagai Teroris Domestik

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia