logo


Sebut Penanganan Corona Di Indonesia Keliru, Menkes: Kita Sibuk Ngepel Lantai Tapi Lupa Nembel Atap yang Bocor

Budi menjelaskan bahwa tren lonjakan kasus corona di Indonesia disebabkan oleh hal yang sama dalam beberapa bulan terakhir yaitu akibat mobilitas masyarakat selama libur panjang

12 Januari 2021 15:18 WIB

Budi Gunadi Sadikin.
Budi Gunadi Sadikin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa penanganan kasus corona di Indonesia kurang tepat. Ia mengibaratkan penanganan kasus corona seperti penanganan atap bocor yang keliru.

"Sekarang kita sibuk ngepel lantai karena airnya banyak setiap hujan, tapi kita lupa untuk menambal atapnya. Jadi apapun yang dilakukan selama atapnya belum ditambal, setiap kali hujan ya kita pel terus, makin lama makin besar," kata Budi dalam Raker di Komisi IX DPR RI, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Budi menjelaskan bahwa tren lonjakan kasus corona di Indonesia disebabkan oleh hal yang sama dalam beberapa bulan terakhir yaitu akibat mobilitas masyarakat selama libur panjang. Ia mengatakan bahwa selama libur panjang, banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.


Lalui Hal yang Berat dalam Dua Bulan Terakhir, Aura Kasih: Gak Kebayang

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa abainya masyarakat terhadap protokol kesehatan saat libur panjang berimbas pada tenaga kesehatan dan rumah sakit yang kewalahan menangani pasien.

"Kasihan tenaga kesehatan mereka mendapatkan banyak pressure, letih yang wafat juga banyak. Kita sendiri sebagai masyarakat seharusnya sudah melihat di sisi hulu atau penyebabnya, tambal atapnya," tegasnya.

Varian Baru Covid-19 yang Menyebar di Jepang Juga Berasal dari Brazil

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati