logo


Varian Baru Covid-19 yang Menyebar di Jepang Juga Berasal dari Brazil

WHo mengatakan bahwa otoritas kesehatan Jepang sudah memberi tahu mereka jika varian baru Covid-19 yang menyebar di negara tersebut, termasuk berasal dari empat pendatang asal Brazil

12 Januari 2021 12:45 WIB

Salah satu sudut kota Tokyo, Jepang
Salah satu sudut kota Tokyo, Jepang Live Japan

JENEWA, JITUNEWS.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan pemberitahuan dari pemerintah Jepang jika varian Covid-19 baru sudah menyebar di negara Asia Timur tersebut, seiring ditingkatkannya status keadaan darurat guna mengendalikan penyebaran virus di wilayah Tokyo.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Senin (11/1) mengatakan bahwa otoritas kesehatan Jepang telah memberi tahu badan PBB tersebut jika varian baru Covid-19 sudah menyebar di Jepang, termasuk varian baru Covid-19 yang dibawa masuk oleh empat orang pendatang asal dari Brazil.

Diketahui, varian baru Covid-19 memliki 12 mutasi, salah satunya telah ditemukan pada strain yang muncul di Afrika Selatan dan Inggris pada pertengahan Desember 2020 lalu.


Iran Ancam Usir Keluar Tim Pengawas Nuklir Internasional jika Sanksi AS Tak Segera Dicabut

"Semakin banyak virus menyebar, semakin tinggi kemungkinan perubahan baru pada virus," kata Ghebreyesus dalam sebuah konferensi pada Senin (11/1) dikutip RT.com.

“Terlebih, transmisi beberapa varian tampaknya meningkat. Ini bisa mendorong lonjakan kasus dan rawat inap," lanjutnya.

Pada Senin, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga juga telah mengumumkan sejumlah kota yang akhirnya ikut diberlakukan status keadaan darurat, diantaranya Kyoto, Osaka, dan Hyogo, menyusul peningkatan jumlah kasus Covid-19 dan penurunan kapasitas ruang perawatan yang tersedia di wilayah tersebut.

Per Senin (11/1), otoritas kesehatan Jepang melaporkan 4.875 infeksi Covid-19 baru dalam waktu 24 jam, dengan 864 diantara tengah dalam kondisi kritis.

FBI Sebut Kelompok Bersenjata Akan Serang Gedung Pemerintahan AS Jika Trump Dicopot Sebelum 20 Januari 2021

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia