logo


BPOM Keluarkan Izin Vaksin Sinovac, Politikus Demokrat: Jangan Ada Penyimpangan

BPOM telah mengeluarkan EUA untuk vaksin Covid-19

12 Januari 2021 09:11 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah memberikan izin edar emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 Sinovac.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengingatkan untuk menjalankan proses vaksinasi dengan baik.

"BUMN harus menjalankan tugas ini dengan baik, dan jangan ada penyimpangan," ujar Herman, kepada wartawan, Senin (11/1).


Vaksin Sinovac Beri Efek Samping Gangguan Kulit dan Diare, BPOM: Tapi Tidak Berbahaya

Herman berharap upaya pemerintah untuk memerangi Covid-19 dengan vaksin bisa efektif.

"Tentu jika semua tahapan sudah ditempuh dan pemerintah sudah yakin tidak ada masalah dengan vaksinnya, ini adalah upaya pemerintah, semoga efektif," kata Herman.

"Jika pemerintah sudah menjamin, kita lihat saja realitasnya, semoga efektif. Oleh karenanya, pemerintah harus memonitor masyarakat yang divaksin agar tetap terjamin kesehatannya," sambungnya.

Sebelumnya, BPOM telah mengeluarkan EUA untuk vaksin Covid-19.

"Memperhatikan kondisi tersebut dan merespons kebutuhan percepatan penangan Covid-19, maka Badan POM mengambil langkah kebijakan dengan menerapkan emergency use authorization atau persetujuan penggunaan dalam kondisi kedaruratan untuk vaksin Covid-19. Penerapan emergency use authorization ini dilakukan oleh semua Otoritas Regulatori Obat di seluruh dunia untuk mengatasi pandemi Covid-19," kata Penny dalam jumpa pers, Senin (11/1).

DPR Sambut Baik BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin Sinovac di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata