logo


Minta Polemik Halal-Haram Vaksin Sinovac Dihentikan, Wamenag: Bahannya Terbebas dari Unsur Najis

Wamenag memastikan bahwa vaksin Sinovac halal merujuk pada ketetapan Majelis Ulama Indonesia (MUI)

10 Januari 2021 14:03 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac
Vaksin Covid-19 Sinovac istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan bahwa vaksin Sinovac halal dan suci. Pasalnya, bahan yang digunakan dalam pembuatan vaksin tersebut terbebas dari unsur najis.

"Fatwa MUI menegaskan bahwa vaksin Sinovac halal dan suci. Artinya, bahan yang digunakan dalam proses pembuatan vaksin terbebas dari unsur najis," kata Zainut dalam keeterangan tertulisnya seperti yang dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (10/1/2021).

Zainut meminta agar pelomik kehalalan vaskin corona dari China, Sinovac dihentikan. Ia memastikan bahwa vaksin tersebut halal merujuk pada ketetapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal vaksin tersebut.


MUI Cap Halal Vaksin Sinovac, PPP: Saatnya Kita Tutup Perdebatan

"MUI sudah menetapkan kehalalan vaksin Sinovac. Saya harap masyarakat menghentikan polemik tentang halal dan haram vaksin ini," ujarnya.

Diketahui, MUI telah menetapkan tentang kehalalan vaksin Sinovac pada Sabtu (9/1/2021). Sementara vaksinasinya akan dimulai apabila BPOM telah menerbitkan izin penggunaan darurat.

Pemerintah Jamin Tidak Akan Ada Vaksin Covid-19 Palsu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati