logo


Transportasi di Madrid Kacau Usai Dihantam Badai Salju Ekstrim

Badai salju dengan ketebalan mencapai 50 cm membuat akses jalan raya, dan jalur rel kereta api di Kota Madrid terputus.

10 Januari 2021 10:30 WIB

Badai salju melanda wilayah Spanyol pada Jumat (8/1)
Badai salju melanda wilayah Spanyol pada Jumat (8/1) Al Jazeera

MADRID, JITUNEWS.COM - Sebagian besar wilayah Spanyol tengah mengalami badai salju yang menyebabkan empat orang tewas dan menyebabkan kekacauan di sebagian besar negara.

Pada Jumat (8/1), Kota Madrid mengalami hujan salju terberat sejak tahun 1971, dimana badan cuaca setempat, AEMET, menyebutnya sebagai kondisi "luar biasa dan bersejarah" yang disebabkan oleh Badai Filomena.

AEMET memperingatkan bahwa curah hujan salju setebal 20 cm diperkirakan juga akan terjadi pada hari Sabtu di Madrid dan dataran rendah Spanyol tengah, atau 50 cm untuk wilayah dengan ketinggian yang lebih tinggi.


Mantan Penasihat Gedung Putih Minta Trump Habiskan Sisa Jabatan untuk Bermain Golf

"Bahkan jika, meskipun kondisi cuaca sangat sulit, jumlah insiden relatif terbatas, kami memiliki tiga kematian," kata Menteri Dalam Negeri Fernando Grande-Marlaska pada konferensi pers, dikutip Al Jazeera.

Selain Madrid, kondisi luar biasa tersebut juga membuat empat wilayah lainnya berstatus siaga merah pada Sabtu (9/1) seperti: Aragon, Valencia, Castilla La Mancha dan Catalonia.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez meminta orang-orang untuk tetap tinggal di dalam rumah dan mengikuti instruksi dari layanan darurat. Dia juga menyampaikan penghargaan atas upaya tim penyelamat yang telah membantu ratusan orang yang terjebak dalam badai salju yang terjadi pada Jumat malam.

Bandara Barajas Madrid ditutup pada Jumat malam, pejabat transportasi mengatakan hujan salju mengganggu lalu lintas di hampir 400 jalan, dan pihak penyedia layanan kereta api Renfe mengatakan semua jadwal kereta api baik menuju ataupun yang meninggalkan wilayah Madrid telah dibatalkan.

Seorang pengemudi sepeda motor, Patricia Manzanares mengatakan kepada televisi nasional bagaimana dia terjebak tanpa bahan makanan selama 15 jam di jalan raya M-40 di wilayah Madrid.

“Saya sudah di sini sejak jam 7 tadi malam, banyak dari kita yang berada dalam situasi ini. Ketebalan salju mencapai 60cm dan kami akan segera kehabisan bensin," katanya.

Wali Kota Madrid, Jose Luis Martinez-Almeida, menyebut situasi tersebut "sangat serius" dalam postingan Twitternya pada Sabtu.

“Kami sedang berupaya untuk mendapatkan akses ke rumah sakit secepat mungkin,” katanya kepada saluran televisi La Sexta hari Sabtu.

“Tapi sejujurnya, itu rumit. Sudah begitu banyak turun salju," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa pihak militer juga telah diterjunkan untuk membantu pihak otoritas.

Partai Republikan Sebut Pemakzulan Trump Bisa Picu Perpecahan dalam Masyarakat AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia