logo


Mantan Penasihat Gedung Putih Minta Trump Habiskan Sisa Jabatan untuk Bermain Golf

John Bolton mengaku tidak yakin jika Trump dapat memanfaatkan sedikit waktu yang tersisa di Gedung Putih untuk tindakan yang membahayakan negara

10 Januari 2021 08:00 WIB

Donald Trump
Donald Trump cnbc

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Mantan penasihat keamanan nasional AS, John Bolton, pada Jumat (8/1) mengatakan bahwa Trump harus mengundurkan diri dari jabatan kepresidenannya, dan harus diinvestigasi karena dinilai menghasut para pendukungnya untuk melakukan tindakan anarkis dengan menerobos masuk dan mengacak-acak Gedung Capitol pada Rabu (6/1). Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan seorang jurnalis Channel 4 News Matt Fred

Meski demikian, mantan penasihat pemerintah AS tersebut mengakui bahwa "tidak ada kemungkinan sama sekali" bagi Trump untuk melakukannya.

Bolton juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak setuju dengan upaya pemakzulan Trump yang diminta oleh sejumlah tokoh pemerintah AS melalui Amandemen ke-25.


Presiden Meksiko Sebut Pemblokiran Akun Medsos Trump sebagai Pertanda Buruk

“Saya pikir bagi mereka yang mengadvokasi, baik meminta Amandemen ke-25, di mana situasi ini tidak dibuat, atau pemakzulan, mereka harus dapat membuat...12 hari ke depan lebih baik daripada sekarang, dan saya rasa mereka tidak bisa membuat kasus itu, ”katanya dikutip Sputniknews.

Sebaliknya, daripada sibuk mengurusi langkah pemakzulan tersebut, Bolton mengisyaratkan bahwa para pejabat harus secara efektif membiarkan semuanya berjalan sampai Hari Pelantikan. Ia juga tidak yakin jika Trump dapat memanfaatkan sedikit waktu yang tersisa bagi dirinya untuk melakukan tindakan yang membahayakan negara.

“Saya tidak terlalu khawatir bahwa dia akan melakukan banyak hal di bidang apa pun. Saya pikir kita semua akan lebih baik jika dia naik Air Force One dan terbang ke Florida dan menghabiskan 12 hari berikutnya bermain golf, "kata Bolton.

"Saya tidak berpikir kita harus melebih-lebihkan bahaya di sini," tandasnya.

Pendukung Donald Trump Bikin Rusuh Gedung Capitol, Salah Siapa?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia