logo


Pendukung Donald Trump Bikin Rusuh Gedung Capitol, Salah Siapa?

Survei yang dilakukan oleh Hill-HarrisX mengungkapkan bahwa sebagian besar pemegang hak pilih dalam pemilu AS menyalahkan para pendukung Trump terkait insiden penyerbuan Gedung Capitol pada Rabu (6/1)

10 Januari 2021 07:30 WIB

Para pendukung Donald Trump yang menyerbu Gedung Capitol pada Rabu (6/1)
Para pendukung Donald Trump yang menyerbu Gedung Capitol pada Rabu (6/1) istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Ribuan pendukung Trump pada Rabu (6/1) melakukan penyerbuan ke Gedung Capitol AS dalam upaya mencegah Kongres mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.

Menurut survei yang dilakukan oleh Hill-HarrisX, sebagian besar pemilih percaya bahwa penyerbuan Capitol AS oleh pendukung Donald Trump kemungkinan besar dipicu oleh adanya provokasi dari massa.

Menurut survei tersebut, 50% pemegang hak pilih di AS percaya bahwa dalam insiden tersebut, pihak massa pendukung Donald Trump yang seharusnya disalahkan, sementara 45% lainnya meyakini jika insiden tersebut disebabkan oleh hasutan Donald Trump.


Sebut Vaksin Buatan Inggris dan AS Tak Bisa Dipercaya, Cuitan Khamenei Dihapus oleh Twitter

Lima orang tewas selama kekacauan itu, termasuk seorang petugas polisi dan seorang wanita yang mengalami luka tembak.

Insiden tersebut tentu saja menjadi sorotan internasional, mengingat aksi kerusuhan terjadi di dalam Gedung Capitol yang merupakan simbol pusat pemerintahan Amerika Serikat.

Banyak petinggi dunia yang melontarkan kecaman dan kritikan terkait insiden tersebut. Terlebih pihak-pihak yang selama ini menjadi "musuh" Amerika Serikat, seperti China dan Iran.

Presiden Meksiko Sebut Pemblokiran Akun Medsos Trump sebagai Pertanda Buruk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia