logo


Menteri ESDM Targetkan Produksi Fluid 1 Juta Barel Per Hari di Tahun 2030

Menurutnya tantangan itu meliputi permintaan energi yang terus meningkat sementara pasokan kapasitas energi yang terbatas.

8 Januari 2021 17:14 WIB

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh Dewan Energi Nasional (DEN).

Menurutnya tantangan itu meliputi permintaan energi yang terus meningkat sementara pasokan kapasitas energi yang terbatas.

“Antara lain produksi minyak turun, sedangkan impor fluid dan BBM jenis gasoline meningkat, Elpiji masih impor, eksport batubara tertekan serta infrastruktur gas dan listrik belum terintegrasi,” ujar Arifin usai melantik dan mengambil sumpah jabatan 8 (delapan) orang Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Periode 2020 - 2025 di Jakarta, Jumat (8/1/2021).


Pandemi Corona, ESDM Sebut BBM Indonesia Termurah di Asia Tenggara

Menurutnya untuk menghadapi tantangan tersebut, beberapa strategi telah disusun. Strategi itu antra lain meningkatkan produksi fluid dengan target 1000000 barel oil per day di tahun 2030.

“Kemudian meningkatkan kapasitas kilang bbm, mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi, meningkat meningkatkan penggunaan kendaraan bermotor liatri berbasis baterai dan mempercepat pemanfaatan Pembangkit energi baru terbarukan, meningkatkan pembangunan jaringan gas, mendorong pemanfaatan kompor liatik, mengembangkan produksi dimetil eter etanol, membangun pltn secara kecil dan lain sebagainya,” jelasnya

Dia berharap anggota DEN yang baru dilantik dapat menjalankan tugas yang telah diberikan sesuai amanat Undang-undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi yaitu merancang dan merumuskan Kebijakan Energi Nasional (KEN), menetapkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), menetapkan langkah-langkah krisis dan darurat energi serta melakukan pengawasan kebijakan energi yang bersifat lintas sektoral.

“Saya berharap kepada anggota DEN dan Pemangku kepentingan periode 2020-2025 yang baru dilantik ini dapat membuat dan membantu mengasimilasikan kebijakan program pemerintah sesuai bidang dan pengalaman masing masing sehingga semua pihak dapat melakukan program secara strategis dan segera mengimplementasikan dengan baik,” pungkasnya.

Genjot Produksi Minyak Indonesia, Kementerian ESDM Kerja Sama dengan Petrokimia Gresik dan IPB

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar