logo


Joe Biden Sebut Pendukung Trump yang Serbu Gedung Capitol sebagai Teroris Domestik

Presiden Terpilih AS Joe Biden mengecam tindakan para pendukung Donald Trump yang membuat kerusuhan di Gedung Capitol, Washington DC pada Rabu (6/1).

8 Januari 2021 15:45 WIB

Joe Biden
Joe Biden politico

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden tidak menyebut massa pendukung Trump yang menggeruduk Gedung Capitol di Washington DC sebagai pengunjuk rasa, melainkan kelompok teroris domestik. Ia juga mengatakan bahwa insiden kerusuhan tersebut sebagai serangan membabi buta terhadap lembaga demokrasi AS.

"Mereka bukanlah pengunjuk rasa. Janganlah (anda) berani menyebut mereka sebagai pengunjuk rasa," kata Joe Biden dikutip Sputniknews.

"Mereka adalah massa kerusuhan, para pemberontak, teroris domestik," tambahnya.


Begini Reaksi Menohok China soal Pendukung Trump yang Buat Kerusuhan di Washington

Pada Rabu (6/1), ratusan massa pendukung Trump menyerbu Gedung Capitol untuk memaksa pihak Kongres membatalkan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS. Massa bahkan berhasil masuk ke dalam gedung tersebut dan melakukan pengrusakan serta penjarahan. Empat orang tewas tertembak olah pihak keamanan dalam insiden tersebut, termasuk seorang wanita.

Saat kerusuhan tengah berlangsung, Biden mendesak Presiden Donald Trump untuk meminta para pendukungnya membubarkan diri dan meninggalkan Gedung Capitol. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah siaran televisi.

"Amerika jauh lebih baik daripada apa yang kita lihat hari ini," kata Joe Biden dalam postingan Twitternya.

Saham Tesla Meroket, Elon Musk Jadi Pria Terkaya di Muka Bumi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia