logo


Bantu Gerakan Perekonomian di Tengah Pandemi, Program Sejuta Rumah TA 2020 Capai 965.217 Unit,

Program tersebut dilaksanakan agar setiap warga negara Indonesia dapat memiliki dan tinggal di rumah yang layak huni.

8 Januari 2021 08:49 WIB

Program Sejuta Rumah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Program Sejuta Rumah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kementrian PUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya akan meneruskan Program Sejuta Rumah yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak 2015. Program tersebut dilaksanakan agar setiap warga negara Indonesia dapat memiliki dan tinggal di rumah yang layak huni.

“Program Sejuta Rumah akan tetap dilanjutkan karena rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi,” ujar Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Dikatakan Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan bahwa Program Sejuta Rumah akan terus digenjot meskipun di tengah Pandemi COVID-19. Ia mengatakan bahwa sampai akhir tahun 2020 Program Sejuta Rumah berhasil membangun 965.217 unit rumah di sleurruhh Indonesia.


Sukseskan Program Sejuta Rumah, bank bjb Siap Lampaui Target KPR FLPP

“Dari data yang kami miliki per tanggal 31 Desember 2020 lalu angka capaian Program Sejuta Rumah telah menembus angka 965.217 unit rumah," ujar Khalawi.

Program Sejuta Rumah tersebut terbagi menjadi pembangunan rumah untuk MBR sebanyak 772.324 unit dan rumah untuk non MBR sebanyak 192.893 unit. Pembangunan rumah MBR yang dilaksanakan Kementerian PUPR terdiri dari rumah susun 787 unit, rumah khusus 1.575 unit, rumah swadaya 228.564 unit dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 59.057 unit. Sehingga total mencapai 289.983 unit rumah.

Pembangunan rumah MBR juga dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga lain sebanyak 51.136 unit, Pemerintah Daerah 33.925 unit, pengembang 388.639 unit, Program Corporate Social Responsibility (CSR) 3.681 unit dan masyarakat 4.960 unit. Sementara untuk non MBR dibangun oleh pengembang sebanyak 178.885 unit dan masyarakat 14.038 unit.

Program Sejuta Rumah diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah Pandemi COVID-19. Sektor properti dapat menjadi salah satu leading sector, karena memiliki multiplier effect yang besar dalam menggerakan lebih dari 140 industri seperti material bahan bangunan, genteng, semen, paku, besi, kayu, dan lainnya, sehingga akan mempengaruhi produktivitas masyarakat.

Kementerian PUPR memiliki pedoman bagi para pekerja untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan sesuai dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Hal ini diatur dalam Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

Serapan Tenaga Kerja 13 Program Padat Karya Tunai TA 2020 Capai 100 Persen, Menteri Basuki: Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati