logo


AS Akan Jatuhkan Sanksi terhadap Pihak yang Ikut Terlibat dalam Penangkapan Aktivis Demokrasi Hong Kong

Menteri Luar Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya akan menjatuhkan sanksi bagi semua pihak yang terlibat dalam aksi penangkapan puluhan aktivis pro-demokrasi Hong Kong

7 Januari 2021 16:05 WIB

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa Washington tengah mempertimbangkan adanya sanksi dan pembatasan lain pada mereka yang terlibat dalam penangkapan lebih dari 50 warga Hong Kong dan memperingatkan jika aksi penangkapan tersebut juga dapat mengincar orang Amerika yang bekerja di kantor ekonomi dan perdagangan di wilayah Hong Kong.

Pompeo juga mengumumkan bahwa Duta Besar AS untuk PBB Kelly Craft akan mengadakan kunjungan ke Taiwan yang hingga kini belum menjadi anggota PBB karena tidak mendapat persetujuan dari China.

Pompeo juga mengatakan dia "terkejut" dan mengecam tindakan pemerintah Hong Kong yang juga melakukan penangkapan terhadap seorang warga negara Amerika Serikat


Pendukung Trump yang Serbu Gedung Capitol Bakal Dilarang Naik Pesawat Komersial

"Amerika Serikat tidak akan mentolerir penahanan atau pelecehan sewenang-wenang terhadap warga AS," kata Pompeo dikutip Reuters, Kamis (7/1).

Sebelumnya, Kepolisian Hong Kong pada Rabu (6/1) telah menangkap 53 orang aktivis pro-demokrasi di bawah undang-undang keamanan nasional baru yang mulai diberlakukan pada pertengahan tahun lalu. UU yang dikeluarkan oleh pemerintah China tersebut diyakini oleh berbagai pihak sebagai langkah mereka dalam membatasi kebebasan warga Hong Kong.

Di antara mereka yang ditahan adalah pengacara Amerika John Clancey, kata seorang rekan kerja John Clancey.

Pompeo menyebut penangkapan terhadap John Clancey tersebut sebagai "kemarahan dan penghinaan Partai Komunis China terhadap rakyatnya sendiri dan aturan hukum yang berlaku."

"Amerika Serikat akan mempertimbangkan sanksi dan pembatasan lain pada setiap dan semua individu dan entitas yang terlibat dalam melakukan serangan terhadap rakyat Hong Kong," kata Pompeo.

Dia juga mengatakan bahwa AS akan "mengeksplorasi pembatasan terhadap Kantor Ekonomi dan Perdagangan Hong Kong di Amerika Serikat, dan segera mengambil tindakan tambahan terhadap pejabat-pejabat Hong Kong yang telah merusak proses demokrasi Hong Kong."

Australia Desak China Segera Beri Ijin Masuk Tim Peneliti Covid-19 WHO

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia