logo


Minta Masyarakat Patuh Prokes, Satgas: Belum Sebanding dengan Pengorbanan Dokter dan Perawat

Doni meminta masyarakat untuk meningkatkan disiplin.

7 Januari 2021 12:52 WIB

Doni Monardo
Doni Monardo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kasatgas Covid-19, Doni Monardo, meminta masyarakat untuk berupaya melakukan pencegahan dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Setelah kita melihat kasus aktif meningkat dengan pesat sekali maka pemerintah pusat bersama pemerintah daerah didukung oleh seluruh komponen masyarakat harus bisa bersama lakukan berbagai upaya, langkah pencegahan. Bapak Presiden berulang kali dalam setiap kesempatan pentingnya mematuhi protokol kesehatan," kata Doni dalam jumpa pers yang disiarkan langsung di YouTube Satgas Covid-19, Kamis (7/1).

Doni kemudian membandingkan permintaan ke masyarakat untuk patuh protokol kesehatan dengan pengorbanan dokter dan perawat dalam melayani pasien.


Jadi Orang Pertama yang Divaksin, Jokowi: Saya Ingin Menunjukkan Vaksinnya Aman

"Nah hari ini kami semua di Satgas dan juga kita semua mengajak masyarakat utuk melakukan evaluasi. Mari kita bandingkan permintaan kita semua kepada masyarakat dan kita sendiri, saya juga, untuk patuh kepada protokol kesehatan pakai masker, jaga jarak, tidak boleh berkerumun, cuci tangan sesering mungkin belum sebanding dengan pengorbanan para dokter dan perawat yang melayani pasien sekian jam bahkan ada yang pakai pampers karena tidak mungkin bisa buang air ketika melayani pasien," ujarnya.

Doni meminta masyarakat untuk meningkatkan disiplin. Presiden Joko Widodo mengajak gubernur untuk memotivasi warganya untuk patuh.

"Nah marilah kita bekerja keras untuk bisa meningkatkan disiplin masyarakat. Kemarin Pak presiden menekankan dan mengajak seluruh gubernur untuk memotivasi seluruh masyarakat agar bisa kembali patuh dan kita semua menyadari bapak ibu semua sudah hampir 10 bulan kita menghadapi kasus Covid ini dan tentu banyak yang kelelahan banyak yang sudah tidak tahan, marilah kita bersabar, mari kita saling introspeksi diri, saling mengingatkan," ucapnya.

WHO Kecewa China Belum Beri Ijin Masuk Tim Peneliti Covid-19 Internasional

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata