logo


Prihatin dengan Deklarasi Tentara Allah, Muhammadiyah: Banyak yang Frustasi dengan Keadaan

Dadang mengatakan bahwa faktor kesejahteraan dan kurangnya pemahaman agama menjadi penyebab masyarakt mudah percaya dengan aliran tentara Allah

7 Januari 2021 08:55 WIB

Dadang Kahmad
Dadang Kahmad ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad mengaku prihatin dengan deklarasi tentara Allah yang terjadi di Desa Mekarmukti, Bandung Barat. Menurutnya, ada banyak faktor yang membuat masyarakat mudah mengikuti aliran tersebut.

"Iya sangat prihatin masih adanya aliran tersebut, penyebabnya (masyarakat mudah ikut aliran) banyak faktor," kata Dadang seperti dilansir detikcom, Rabu (6/1/2021).

Dadang mengatakan bahwa faktor kesejahteraan dan kurangnya pemahaman agama menjadi penyebab masyarakt mudah percaya dengan aliran tentara Allah. Ia mengatakan bahwa masyarakat yang frustasi dengan keadaan biasanya akan mudah percaya dengan aliran yang tidak jelas.


Viral Deklarasi Tentara Allah di Bandung, MUI: Kalau Mengganggu, Kita Larang

"Kehidupan yang sulit, frustasi dengan keadaan dan faktor kekurangtahuan terhadap ajaran agama yang moderat, bisa kurang pendidikan, kurang sejahtera," ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta agar MUI, dai, ormas Islam, dan pemerintah membina masyarakat agar lebih serius dalam hal moderasi. Ia menilai selama ini ajaran Islam moderat hanya menyentuh kalangan terbatas.

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan beredarnya video deklarasi Jundullah atau Tentara Allah di Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan video tersebut, terungkap bahwa deklarasi dilakukan oleh sekelompok jemaah yangt berasal dari Kampung Sasak Bubur RT 04/RW 03, Desa Mekarmuti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (1/1/2021).

"Deklarasi pembentukan Jundullah atau tentara Allah. Bahwa pada hari ini Jumat 1 Januari 2021 di Masjid Allah Sawah, Sasak Bubur, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB dibentuk suatu jemaah yang diberi nama Jundullah atau tentara Allah dengan penanggungjawab Erwan Sa'ad," kata salah seorang pria dalam video tersebut yang diduga bernawa Erwan.

 

Viral Video Joget Tanpa Masker, Mahfud Md Angkat Bicara

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati