logo


Wali Kota dan Menteri Itu Beda, Fahri Hamzah: Stafnya Bu Risma Harus Kasih Tahu

Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode.

6 Januari 2021 09:36 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram @fahrihamzah

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Aksi blusukan Menteri Sosial Tri Rismaharani di DKI Jakarta tak sepenuhnya mendapat sambutan baik dari berbagai pihak. Sebagian dari mereka menilai Risma bertindak di luar tupoksi hingga pencitraan.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah juga tak ketinggalan dalam mengkritik Risma. Fahri mengingatkan agar mantan Wali Kota Surabaya itu bekerja sebagai seorang menteri, bukan bekerja layaknya jabatan ia sebelumnya.

“Staf-nya bu Risma harus kasi tau beliau beda jadi wali kota dan Menteri. Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode,” cuit Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah, Rabu (6/1).


Fahri Minta Prabowo dan Sandiaga Ajak Jokowi Akhiri Ketegangan

“Menteri tidak dipilih tapi ditunjuk, kerja sektoral saja dan berlaku di seluruh negeri. Wali kota dipilih, non sektoral tapi terbatas kota,” kata Fahri.

Menurut Fahri, apa yang dilakukan oleh Risma itu keliru. Sebab, persoalan yang menjadi ranah Mensos tak hanya terjadi di Jakarta.

“Tadinya aku gak mau tulis tapi ya salah. Kemiskinan itu bukan di Jakarta tapi di daerah terpencil sana,” ujarnya.

Mantan Wakil Ketua DPR RI itu meminta Risma bekerja sesuai data. Menurutnya, banyak masyarakat Indonesia meninggal karena kemiskinan.

“Itu rakyat bunuh diri, bunuh keluarga, ada ibu bunuh 3 anaknya karena melarat. Tapi para penjilat dalam birokrasi ini jahat. Tega amat sih. Ayolah mulai dari data,” lanjutnya.

Terakhir, Fahri menekankan bahwa seorang menteri harus bekerja untuk negara, bukan untuk kepentingan meraih simpati dari masyarakat.

“Kalau ada data, analisa, keluar konsep, lapor presiden, hearing di @DPR_RI muncul kritik, muncul koreksi, publik nimbrung lalu bikin kesimpulan akhir, lalu eksekusi secara massif nasional melalui jalur2 struktural. Barulah masalah selesai. Itu kerja negara bukan kerja media,” tukasnya.

Mahfud Md Tiadakan Tanya Jawab Soal Pembubaran FPI, Fahri Hamzah: Seharusnya Dialog Adalah Jalan Kita!

Halaman: 
Penulis : Iskandar