logo


Teddy Bilang PKS Bisa Dibubarkan, Tengku Zul: Presiden Langgar UU Bisa Dilengserkan Juga

Zul heran Teddy selalu menyerang PKS yang sebelumnya menyesalkan pembubaran FPI.

5 Januari 2021 12:40 WIB

Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain
Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain Dakwatuna.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ustad Tengku Zulkarnain menanggapi pernyataan politisi PKPI Teddy Gusnaidi yang menyebut PKS bisa dibubarkan apabila tindakannya bertentangan dengan dasar negara.

Penceramah yang karib disapa Tengku Zul itu sepakat jika suatu partai ditindak karena membahayakan negara. Menurutnya, presiden juga bisa dilengserkan apabila melanggar undang-undang secara sengaja.

Namun, Zul merasa tak habis pikir karena Teddy menyeret nama PKS, bukan partainya sendiri.


FPI Klaim Uang Puluhan Juta di Rekening Diblokir, Polri: Itu Bukan Kewenangan Kita

“Kalau Partai membahayakan negara bisa ditindak ya nggak heran. Presiden juga jika melanggar UUD 1945 atau sengaja melanggar UU bisa dilengserkan juga kok... Hehe,” cuitnya di akun Twitter @ustadtengkuzul, dikutip pada Selasa (5/1).

“Masalahnya ngapain sebut Partai PKS. Sebut Partai saja kenapa...? Atau sebut partai PKPI,” lanjutnya.

Sebelumnya, Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi menganggap orang-orang PKS lucu karena seenaknya menyalahkan negara terkait pembubaran Front Pembela Islam (FPI), tapi ketika diingatkan malah merasa tidak terima.

"FPI dibubarkan, katanya salah negara, negara gagal bina ormas. Makanya saya ingatkan juga bahwa setelah FPI dibubarkan, negara akan membina PKS. Apakah itu salah? Tentu tidak," kicau Teddy di akun Twitternya.

Menurutnya, negara berhak melakukan pembinaan terhadap PKS dan seluruh Partai Politik, dan hal itu sudah ada aturannya.

"Jadi aneh jika orang-orang PKS gak tahu aturan ini. Jika tidak dibina dan ada apa-apa, negara dibilang gagal membina. Jika mau dibina, kok seolah-olah gak terima ya? Maunya apa sih?" lanjutnya.

Selain itu, Teddy menyebut PKS bisa dibubarkan seperti FPI, karena ada yang namanya UU Partai Politik.

"Apakah PKS bisa di-FPI-kan? Tentu saja bisa dan ada aturannya. Ada yang namanya UU Partai Politik. Jika PKS melakukan kegiatan yang bertentangan dengan UUD 45 dan peraturan perundangan-undangan, juga melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan dan keselamatan NKRI, ya di-FPI-kan," jelasnya.

Mendagri dan Menag Urusi Jakarta, Teddy Gusnaidi: Dipuji Masyarakat Tapi Merusak

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×