logo


Peringati Satu Tahun Agresi Militer AS, Ribuan Warga Irak Minta AS Segera Tinggalkan Wilayahnya

Ribuan warga Irak menggelar aksi unjuk rasa di Baghdad untuk memperingati satu tahun tewasnya petinggi militer Iran Qasem Solemani dan komandan pasukan militan Irak dalam serangan udara AS

4 Januari 2021 21:16 WIB

Demo di Irak pada Minggu (3/1)
Demo di Irak pada Minggu (3/1) Al Jazeera

BAGHDAD, JITUNEWS.COM - Ribuan warga Irak menggelar aksi demontrasi untuk memperingati satu tahun tewasnya petinggi militer Iran Qasem Solemani dan seorang Komandan pasukan militan Irak, Abu Mahdi al Muhandis yang tewas dalam serangan udara militer AS pada 3 Januari 2020 lalu di Baghdad.

Dengan membawa foto Solemani dan Abu Mahdi al Muhandis, serta mengibarkan bendera Irak, ribuan pendemo mengambil alih sejumlah ruas jalan yang menuju ke Tahrir Square yang berada di kawasan pusat kota Baghdad pada Minggu (3/1). Mereka mengecam serangan militer yang dilakukan oleh AS terhadap kedua tokoh tersebut.

Selain itu, para demonstran juga meminta AS untuk menarik mundur pasukan militernya dari Irak serta meminta adanya tindakan balas dendam terhadap mereka yang terlibat dalam serangan tersebut.


Lockdown Sudah Diperketat Sebelum Natal, tapi Kasus Covid-19 di Jerman Terus Meningkat

"Para pendemo juga meminta dan berjanji akan melakukan aksi balas dendam," kata Charles Stratford, salah satu reporter Al Jazeera.

Aksi serupa juga terjadi di Teheran, ibukota Iran. Dalam aksi demonstrasi di Teheran, Kepala Pasukan Garda Revolusi Iran Mayor Jenderal Hossein al Salami mengatakan bahwa Teheran tidak akan berhenti menuntut balas atas kematian Solemani.

"Balas dendam tersebut akan dilakukan sesuai timing," kata Dorsa Jabbari, seorang koresponden Al Jazeera di Iran.

"Itu adalah sesuatu yang sudah kita dengar dari pemimpin tertinggi dan presiden (Iran) pada Desember lalu," tambahnya.

Iran Tingkatkan Uranium hingga 20 Persen di Fasilitas Pembangkit Nuklirnya, Israel Tak Terima

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia