logo


Lega Polri Klarifikasi Maklumat Soal FPI, Gerindra: Meski Bukan Bentuk Surat Tertulis, Tapi...

Waketum Gerindra Habiburokhman mengatakan bahwa klarifikasi tersebut merupakan bentuk keterbukaan polisi terhadap kritikan masyarakat

4 Januari 2021 10:54 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Twitter @habiburokhman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Gerindra, Habiburokhman mengaku lega dengan klarifikasi Polri terkait pasal 2d dalam maklumat Kapolri soal FPI yang melarang masyarakat menggali dan menyebarkan informasi terkait ormas tersebut.

"Klarifikasi Polri bahwa Pasal 2d maklumat soal FPI cukup melegakan," kata Habiburohkman kepada wartawan, Senin (4/1/2021).

"Kami senang mendengar bahwa Polri secara resmi, tegas da jelas menyatakan bahwa Pasal 2d tersebut sama sekali tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers dalam menyampaikan pemberitaan. Hal yang dibatasi oleh Pasal 2d tersebut adalah penyebaran ujaran kebencian, berita bohong, fitnah yang memang secara hukum dilarang oleh UU," sambungnya.


FPI Disarankan Bentuk Parpol Ketimbang Buat Front Persatuan Islam, Pengamat: Lebih Elegan

Waketum Gerindra tersebut mengatakan bahwa klarifikasi tersebut merupakan bentuk keterbukaan polisi terhadap kritikan masyarakat. Meskipun, klarifikasi tersebut tidak dilakukan secara tertulis, namun menurutnya klarifikasi tersebut bisa menjadi alasan untuk menghentikan polemik maklumat Kapolri soal FPI.

"Terlepas dari dicabut atau tidaknya Pasal 2d tersebut, kami menganggap bahwa  dengan adanya klarifikasi menunjukkan Polri membuka diri atas kritik masyarakat sipil. Meskipun bukan dalam bentuk secara tertulis, namun klarifikasi atas maklumat tersebut mempunyai kekuatan mengikat yang sama dengan maklumat itu sendiri," ujarnya.

Sebut Uang Puluhan Juta FPI Digarong Pemerintah, Kuasa Hukum: Luar Biasa Gesit Kalau Soal Duit

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati