logo


Jokowi Teken PP Kebiri Kimia untuk Predator Seksual, Ini Kata KPAI

Presiden Joko Widodo menandatangani PP Kebiri untuk Predator Seksual pada 7 Desember 2020

4 Januari 2021 09:46 WIB

suaramerdeka.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Perlindungan Anak (KPAI) menanggapi Peraturan Pemerintah (PP) kebiri kimia untuk pelaku pencabulan anak atau predator seksual anak.

"Dengan aturan ini akan menjadi dasar yang lebih kuat bagi aparat penegak hukum dalam menjalankan vonis terhadap pelaksanaan kebiri kimia, pengumuman identitas pelaku dan pemasangan alat pendeteksi elektronik kepada terpidana kekerasan seksual bagi anak," ujar Komisioner KPAI Putu Elvina, kepada wartawan, Minggu (3/1).

KPAI menyebut bahwa PP Nomor 70 Tahun 2020 memberi kepastian tentang implementasi teknis atas mandat UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Perlindungan Anak.


Diminta Jokowi Rampungkan PP Omnibus Law, Tito: Bulan Depan Harus Selesai

"Beberapa kasus pemberian vonis berupa tindakan kebiri kimia seperti di PN Mojokerto, bisa kita lihat bagaimana penerapannya nanti setelah terpidana selesai menjalani pidana pokoknya," imbuhnya.

Putu mengatakan bahwa PP tersebut akan mengisi kekosongan hukum atas UU Nomor 17 Tahun 2016 terkait pelaksanaan kebiri kimia.

"Sehingga jaksa tidak akan kebingungan lagi untuk mengeksekusi putusan pengadilan tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menandatangani PP Kebiri untuk Predator Seksual pada 7 Desember 2020. PP Nomor 70 Tahun 2020 mengatur tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.

Pelajar yang Demo Terancam Sanksi Dikeluarkan dari Sekolah, Begini Kata KPAI

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata