logo


Desak Anies Berlakukan PSBB Ketat, DPRD DKI: Rem Darurat Bisa Jadi Shock Therapy

Mujiyono mengatakan bahwa kedatangan warga dari luar kota seusai menjalani liburan natal dan tahun baru menjadi kewaspadaan yang harus diperhatikan

4 Januari 2021 05:00 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi A DPRD Jakarta Mujiyono meminta agar Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Hal tersebut mengingat kasus Covid-19 di Ibu Kota terus meningkat sementara kapasitas tampung rumah sakit nyaris penuh.

"Sementara persentase kasus positif atau positivity rate di Jakarta selama sepekan terakhir sebesar 11,1 persen," kata Mujiyono, Minggu (3/1/2021).

"Begitu juga dengan kondisi ruang ICU, dimana tempat tidur sudah terisi 722 dari 907 sehingga presentasenya 80 persen," sambungnya.


Tanggapi Aksi Walk Out Anggota DPRD DKI, Inul: Tunjangan Banyak Tapi Kerjanya Enggak Niat

Mujiyono mengatakan bahwa kedatangan warga dari luar kota seusai menjalani liburan natal dan tahun baru menjadi kewaspadaan yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, menurutnya PSBB ketat bisa menjadi shock therapy.

"Emang ada pilihan lain? Rem darurat juga bisa jadi shock therapy. Dua minggu saja cukup," lanjutnya.

Minta Risma Tak Hanya Fokus ke Jakarta, Teddy Gusnaidi: Sudah Ada Gubernurnya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati