logo


Istri Kedua Ceraikan Din Syamsuddin, Alasannya: Banyak Kegiatan di Luar Rumah

Novalinda diketahui mengajukan gugatan cerai atas Din Syamsuddin pada 30 November 2020 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan

3 Januari 2021 14:24 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin saat ini tengah berbahagia. Pasalnya, ia telah menikahi cucu pendiri Pondok Pesantren Gontor, Rashda Diana. Pernikahan diselenggarakan di Ponpes Gontor, Ponorogo pada Minggu (3/1/2021) pukul 09.00 WIB.

Di tengah kabar bahagia tersebut, banyak pihak yang justru menyorot pernikahan Din Syamsuddin dengan istri keduanya yakni Novalinda Jonafrianty yang saat ini telah kandas. Pernikahan mereka dikabarkan berakhir karena tidak adanya keharmonisan.

Novalinda diketahui mengajukan gugatan cerai atas Din Syamsuddin pada 30 Nomber 2020 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Berdasarkan putusan PA Jaksel, Din resmi diceraikan Novalinda pada 16 Desember 2020.


Din Syamsuddin Nikah untuk Ketiga Kalinya, Ketua PP Muhammadiyah: Mereka Tidak Mengejar Dunia

Dikutip dari detikcom, Minggu (3/1/2020), berikut alasan Novalinda menceraikan Din Syamsuddin berdasarkan putusan PA Jaksel.

1. Bahwa ketentraman rumah tangga Penggugat dengan Tergugat mulai goyah pada bulan Mei 2011 setelah antara Penggugat dengan Tergugat terjadi perselisihan secara terus-menerus sampai saat ini.

2. Antara Penggugat dan Tergugat memiliki prinsip hidup dan visi misi yang berbeda dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

3. Bahwa Tergugat memiliki banyak kegiatan di luar rumah, baik kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan. Yang menyebabkan Penggugat merasa kurang diperhatikan.

4. Bahwa puncak permasalahan antara Penggugat dan tergugat terjadi pada bulan Juli 2020 yang disebabkan oleh antara Penggugat dan Tergugat terjadi silang pendapat. Sejak saat itu antara Penggugat dan Tergugat sudah pisah ranjang dan sudah tidak lagi melakukan hubungan sebagaimana layaknya suami istri.

5. Bahwa antara penggugat dan tergugat telah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan mengajak tergugat berbicara baik-baik tetapi tidak berhasil.

6. Bahwa dengan sebab-sebab tersebut di atas, maka Penggugat merasa Rumah Tangga antara Penggugat dan Tergugat tidak bisa dipertahankan lagi, karena perselisihan yang berkepanjangan dan sulit diatasi dan tidak dapat diharapkan lagi, maka Penggugat berkesimpulan lebih baik bercerai dengan Tergugat.

Kenang Din Syamsuddin Diceraikan Istri Kedua, Waketum MUI: Aku Gembira, Mereka Berpisah Karena Allah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati