logo


Warga New York Dilarang Keluar Rumah, Walikota Malah Asik Joget di Times Square

Walikota New York mendapat banyak kecaman usai dirinya merayakan acara pergantian tahun baru di TimeS Square setelah sebelumnya meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah

2 Januari 2021 10:44 WIB

Walikota New York Bill de Blasio dan istri tengah berdansa merayakan pergantian tahun baru di New York Times Square
Walikota New York Bill de Blasio dan istri tengah berdansa merayakan pergantian tahun baru di New York Times Square reuters

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Walikota New York Bill de Blasio mendapat kecaman dan kritikan dari berbagai pihak usai dirinya kedapatan merayakan malam pergantian tahun baru 2021 di Times Square New York. Sebelumya, ia meminta warga untuk tidak keluar rumah untuk merayakan malam tahun baru 2020-2021 karena alasan kesehatan atau untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Ia bahkan tertangkap kamera tengah asyik berdansa dengan sang istri saat tengah merayakan acara pergantian tahun di pusat kota New York tersebut.

"Walikota De Blasio dan istrinya merayakan malam Tahun Baru dengan berdansa di Time Square, diatas kuburan bisnis-bisnis yang ditutup," kata Lori Hendry, seorang pundit konservatif dalam postingan Twitternya.


Tak Perlu Dibuat Mandatorium, Masyarakat AS Nantinya Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19 Sendiri

"Ia menutup Times Square untuk ia gunakan secara pribadi, dan para idiot di New York memilihnya (sebagai walikota)," kata John Cardillo, seorang jurnalis.

Beberapa waktu yang lalu, de Blasio mengatakan bahwa salah satu kota pusat perekonomian AS tersebut kemungkinan akan kembali menghadapi aturan lockdown total menyusul tingginya tingkat penyebaran Covid-19 sehingga hal itu membuat sistem layanan kesehatan kewalahan, meskipun program vaksinasi sudah dimulai.

"Anda (Gubernur New York) harus mulai menutup sejumlah area yang paling sensitif," ujar de Blasio dalam sebuah wawancara dengan CNN pada Senin (14/12) waktu setempat.

"Saya pikir itu adalah sesuatu yang kita harus siap (menerimanya) dalam beberapa pekan ke depan, karena momentum penyebaran penyakit seperti saat ini, kita harus menghentikannya sebelum penyakit ini mengakibatkan lebih banyak kerusakan, terlalu banyak penderitaan," tambahnya.

Ratusan Warga Israel Terinfeksi Covid-19 setelah Dapat Suntikan Vaksin Pfizer/BioNTech

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×