logo


Ratusan Warga Israel Terinfeksi Covid-19 setelah Dapat Suntikan Vaksin Pfizer/BioNTech

Sejumlah media Israel melaporkan bahwa setidaknya 240 orang telah terinfeksi virus Covid-19 setelah mereka mendapatkan suntikan vaksin Pfizer/BioNTech

2 Januari 2021 10:23 WIB

Israel sudah memulai program vaksinasi Covid-19
Israel sudah memulai program vaksinasi Covid-19 Russia Today

JERUSALEM, JITUNEWS.COM - Ratusan warga Israel terinfeksi virus Covid-19 setelah beberapa hari sebelumnya mendapat suntikan vaksin Pfizer/BioNTech. Hal terebut dilaporkan oleh Russia Today mengutip laporan media Israel.

Menurut data Channel 13 News, sekitar 240 warga Israel terinfeksi Covid-19 setelah sebelumnya diberi vaksin.

Dalam program vaksinasi Covid-19, pemerintah Israel hanya menggunakan vaksin Pfizer/BionTech, dimana vaksin tersebut tidak mengandung virus Covid-19. Tapi, diperlukan waktu bagi kode genetik yang ada di dalam vaksin tersebut untuk melatih sistem imun tubuh untuk mengidentifikasi dan menyerang virus Covid-19 yang masuk.


Macron Sebut Brexit Produk dari Kebohongan dan Janji Palsu Uni Eropa terhadap Inggris

Menurut penelitian, kekebalan terhadap virus Covid-19 meningkat hanya dalam waktu antara delapan hingga sepuluh hari setelah mendapatkan suntikan pertama vaksin Pfizer/BioNTech dimana imunitas tubuh seseorang telah mencapai 50 persen. Kemudian 21 hari usai mendapatkan suntikan pertama, suntikan kedua diberikan dan diperlukan waktu selama setidaknya satu pekan agar kekebalan terhadap infeksi Covid-19 mencapai 95 persen. Tentu saja, masih ada kemungkinan 5 persen bagi seseorang untuk tetap terinfeksi virus, jika vaksin Pfizer/BioNTech tersebut berhasil mencapai potensi tertingginya.

Sejumlah media Israel yang melaporkan adanya kasus infeksi 240 warga tersebut meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi aturan protokol kesehatan meski sudah mendapat suntikan pertama vaksin tersebut.

Media Israel, Kan, melaporkan bahwa sejak program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 20 Desember lalu, sedikitnya empat warga Israel tewas tidak lama setelah mendapatkan suntikan vaksin. Namun, otoritas Kesehatan Israel mengatakan bahwa tiga kematian diantaranya tidak berkaitan dengan vaksinasi, dimana satu kematian lainnya yaitu seseorang pria berusia 88 tahun, masih dalam tahap penyelidikan.

Tak Perlu Dibuat Mandatorium, Masyarakat AS Nantinya Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19 Sendiri

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia