logo


FPI di Mata Dewi Tanjung: Kumpulan Manusia Penjual Agama dan Pembuat Kegaduhan

Dewi menilai kiprah FPI selama ini bukan memperjuangkan agama Islam.

1 Januari 2021 16:14 WIB

tangkapan layar
tangkapan layar Youtube

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi PDIP Dewi Tanjung tak ketinggalan mengomentari langkah pemerintah dalam membubarkan Front Pembela Islam (FPI). Dia menyebut para kader FPI bakal khawatir karena berbagai bentuk kegiatan telah dilarang.

“FPI pasukan ubur-ubur panik dan kocar-kacir pasca dilarang di negara Republik Indonesia,” cuitnya di akun Twitter @DTanjung15, dikutip pada Jumat (1/1).

Dewi menilai kiprah FPI selama ini bukan memperjuangkan agama Islam. Menurutnya, ormas besutan Rizieq Shihab itu hanya kelompok penjual agama dan pembuat gaduh.


Hendropriyono Peringatkan Organiasi Pelindung Eks FPI, Pigai: Kapasitas Bapak di Negara Ini sebagai Apa?

“Nggak ada hubungannya FPI sama agama Islam dan neraka atau surga,” jelasnya.

Selain itu, Dewi menyebut anggota FPI hanya diperalat untuk kepentingan para elite organisasi.

“Udah jelas FPI kumpulan manusia penjual agama dan pembuat kegaduhan di negara ini. Para jongosnya cuma dijadikan budak demo,” tuntasnya.

Diketahui, Menko Polhukam Mahfud Md sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah telah menghentikan kegiatan dan membubarkan organisasi massa Front Pembela Islam (FPI).

"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI. Karena FPI tidak lagi memiliki legal standing baik sebagai ormas maupun organisasi biasa," ujar Mahfud.

Mahfud menjelaskan, keputusan pemerintah ini sudah sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Salah satunya adalah putusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Ormas.

"Berdasarkan peraturan perundang-undangan dan seusai putusan MK Nomor 82 PUU 11/2013 tertanggal 23 Desember 2014," kata Mahfud.

Oleh karena itu, Mahfud meminta pemerintah pusat dan daerah untuk menolak semua kegiatan yang dilakukan FPI karena tak punya legal standing.

"Kepada aparat pemerintah, pusat dan daerah kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI itu tidak ada dan harus ditolak karena legal standing-nya tidak ada," terang dia.

6 Laskar FPI Tewas, Amien Rais: Jangan Harap Pemerintahan Jokowi Mengadakan Pengadilan!

Halaman: 
Penulis : Iskandar