logo


Sebut 2020 Jadi Tahun Terberat, Jokowi: Kita Harus Hentikan Wabah Covid-19

Jokowi mengatakan bahwa hampir semua negara mengalami resesi ekonomi imbas pandemi Covid-9, termasuk Indonesia yang mencatat pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen di kuartal II dan di kuartal III minus 3,49.

31 Desember 2020 22:34 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menyebut bahwa tahun 2020 adalah tahun terberat. Hal tersebut tidak lepas dari adanya pandemi Covid-19. Pandemi telah memberi banyak perubahan, terutama di bidang ekonomi.

"Banyak orang kehilangan pekerjaan, banyak orang kehilangan nafkah yang membuat tahun 2020 merupakan krisis terberat dalam sejarah hidup. Bangsa Indonesia kita juga tak luput dari cobaan yang tidak mudah ini, ujian yang amat berat ini," kata Jokowi dalam sambutan tahun baru 2021 melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (31/12/2020).

Jokowi mengatakan bahwa hampir semua negara mengalami resesi ekonomi imbas pandemi Covid-9, termasuk Indonesia yang mencatat pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen di kuartal II dan di kuartal III minus 3,49.


Pemerintah Bubarkan FPI, Denny Siregar: Hadiah Tahun Baru dari Jokowi

Meski demikian, ia yakin pertumbuhan ekonomi di tahun depan akan membaik. Hal tersebut dapat dilihat dari tanda-tanda investasi baru yang dapat menggerakan roda ekonomi.

"Tapi bukan berarti persoalan selesai, ada satu syarat, ada satu syarat terpenting yang harus kita kerjakan untuk capai pemulihan ini. Kita harus mampu hentikan wabah ini dengan segera, memang sesuatu yang tidak mudah," lanjutnya.

Jokowi: 2020 Merupakan Krisis Terberat dalam Sejarah Dunia

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati