logo


FPI Terlarang, Novel Bamukmin: Kami yang Jadi Korban, Kami yang Dibubarkan

Novel menegaskan pihaknya tak akan berhenti memerangi para penghianat yang terafiliasi dengan cukong.

31 Desember 2020 05:00 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin merespons langkah pemerintah dalam membubarkan Front Pembela Islam (FPI). Menurutnya, sikap Presiden Jokowi beserta jajarannya kali ini luar biasa.

Novel tak habis pikir jika FPI ditiadakan oleh pemerintah. Pasalnya, ia menilai FPI selalu disudutkan dan menjadi korban yang sesungguhnya.

“Luar biasa kami yang jadi korban justru kami yang dibubarkan,” ujar Novel, seperti dikutip dari Fajar, Kamis (31/12).


Aktivitas FPI Dilarang, PDIP: Keputusan Pemerintah Sudah Tepat

Kendati FPI sudah dibubarkan, kata Novel, perjuangan akan terus digalakkan meski tanpa organisasi. Dia menegaskan pihaknya tak akan berhenti memerangi para penghianat yang terafiliasi dengan cukong.

“Namun kami berjuang baik ada organisasi atau tidak kami tetap berjuang membela negara dan agama dari penghianatan para jongos yang tunduk oleh para cukong,” tegasnya.

Aktivitas FPI Dilarang, Fadli Zon: Pembunuhan terhadap Demokrasi

Halaman: 
Penulis : Iskandar