logo


Kasus Mimpi Haikal Hassan Aneh, Tengku Zul: Ada Teknologi yang Bisa Buktikan Mimpi?

Pihak pelapor sebelumnya khawatir isu ini akan jadi alat politik untuk melawan negara.

29 Desember 2020 12:33 WIB

Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain
Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain Dakwatuna.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ustad Tengku Zulkarnain menyesalkan pelaporan Haikal Hassan atas pengakuan mimpi bertemu Rasulullah. Dia mempertanyakan alat bukti untuk menjerat Sekjen HRS Center itu.

“Jika orang bermimpi diminta buktinya, sungguh aneh. Memangnya ada alat teknologi yang bisa membuktikan sebuah mimpi?” cuitnya di akun Twitter @ustadtengkuzul, dikutip pada Selasa (29/12).

“Kalau ada orang mengatakan di kantong saya ada bukti duit ribuan trilyun, barulah bisa diminta buktinya mana. Sangat mudah pun meminta bukti itu. Tapi apa berani?” tegas mantan Wasekjen MUI itu.


Minta Polisi Bijak Terhadap Kasus Haikal Hassan, NasDem: Kalau Mimpi Jadi Presiden, Kena Pasal Makar?

Sebelumnya, Sekjen Forum Pejuang Islam Husin Shahab melaporkan Haikal Hassan ke polisi terkait pernyataannya yang mengaku bertemu Rasulullah SAW dalam mimpi. Pihak pelapor khawatir isu ini akan jadi alat politik untuk melawan negara.

Ketua Umum Forum Pejuang Islam Gus Rofi'i menuturkan seseorang yang bermimpi bertemu dengan Rasulullah itu sebaiknya tidak perlu diceritakan. Sebab, hal itu juga berpotensi menimbulkan fitnah.

"Bisa menimbulkan fitnah, menimbulkan pro dan kontra, kenapa, karena kita ini enggak tahu wajah nabi kayak apa, suaranya kayak apa, gitu lho," jelasnya.

Sebut Kasus Haikal Hassan Bermuatan Politis, PKS: Rezim Ini Gunakan Segala Upaya untuk Bungkam Suara Kritis

Halaman: 
Penulis : Iskandar