logo


Nggak Ingin Kebanjiran Produk Impor, PM India Desak Warga Gunakan Produk Dalam Negeri

PM India meminta masyarakat pada tahun 2021 mendatang untuk lebih banyak menggunakan produk buatan dalam negeri daripada produk-produk impor

28 Desember 2020 09:20 WIB

PM India Narendra Modi
PM India Narendra Modi Business Today

NEW DELHI, JITUNEWS.COM - Pada bulan Mei 2020 lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi meluncurkan rencana "Atmanirbhar Bharat” (India yang mandiri) guna memperkuat bisnis lokal ditengah pandemi Covid-19. Untuk meningkatkan dukungan terhadap misi tersebut, Modi telah memulai kampanye bertajuk "Vokal for Local" dan mendesak masyarakat untuk lebih mengutamakan produk-produk lokal daripada membeli produk impor.

Seiring dengan tahun 2020 yang akan segera berakhir, Narendra Modi menyampaikan pesannya kepada seluruh masyarakat India, pada Minggu (27/12), dalam sebuah pidato yang disiarkan melalui program radio. Dalam pidato tersebut, ia meminta masyarakat membuat resolusi bagi India pada tahun 2021 mendatang, yakni dengan mengganti produk impor yang biasa mereka gunakan sebelumnya, dengan produk buatan dalam negeri untuk mendukung kampanye "vocal for local"-nya.

Modi juga meminta masyarakat untuk menyiapkan daftar item atau barang yang biasa mereka gunakan dan memilah mana dari barang tersebut yang merupakan produk luar negeri.


Trump Ogah Tandatangani Paket Stimulus, Joe Biden: Jutaan Warga AS Terancam Terusir dari Rumahnya

"Mari kita cari tahu pengganti barang-barang tersebut yang buatan India dan memutuskan untuk menggunakan produk yang dibuat dengan kerja keras dan keringat warga India. Anda biasa membuat resolusi "tahun baru" setiap tahun. Kali ini, anda harus membuat sebuah resolusi untuk negeri," kata Modi dalam pidatonya, dikutip Sputniknews.

Selain itu, Modi juga meminta produsen-produsen India untuk membuat produk yang berkualitas internasional agar mendapatkan animo dari masyarakat, serta menerapkan kebijakan "zero effect". Kebijakan "zero effect" yang dimaksud adalah proses pembuatan produk tersebut juga tidak menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan hidup.

"Ini adalah waktu yang tepat untuk bekerja dengan etos 'zero effect'... Ini adalah saat yang tepat untuk memastikan bahwa produk-produk kita sesuai dengan standar global," tambahnya.

Covid-19 Bukan Pandemi Terakhir, Kata Kepala WHO

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia