logo


Anggaran Terlalu Kecil, Trump Tolak Tanda-tangani Kebijakan Paket Stimulus untuk Warga AS

Donald Trump menilai jumlah anggaran tunjangan yang akan diterima oleh warga AS sebesar USD 600 terlalu kecil, sehingga dirinya tidak ingin menandatanganinya

27 Desember 2020 18:30 WIB

Donald Trump
Donald Trump istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Jutaan warga Amerika Serikat terancam tidak akan menerima uang tunjangan pengangguran usai pada Sabtu (26/12) Presiden Donald Trump belum mau menandatangani paket stimulus sebesar USD 2,3 triliun. Trump menegaskan bahwa anggaran tersebut tidak cukup untuk membiayai kebutuhan harian masyarakat AS.

Menurut data Kementerian Ketenaga-kerjaan AS, tanpa tanda-tangan dari Trump, sekitar 14 juta warga AS yang kini menganggur terancam tidak mendapatkan tunjangan tambahan. Sementara itu, sejumlah lembaga pemerintah untuk sementara waktu juga akan ditutup pada Selasa pekan depan, sehingga hal tersebut mengancam pendapatan jutaan pegawai negeri sipil AS.

Setelah perdebatan panjang selama berbulan-bulan, pada pekan lalu akhirnya Partai Republikan dan Demokrat sepakat untuk mengeluarkan paket bantuan, yang mendapat dukungan dari Gedung Putih. Namun, Trump mengeluhkan bahwa paket bantuan senilai USD 600 per warga tersebut dinilai terlalu kecil sehingga ia meminta agar dana bantuan ditingkatkan setidaknya hingga USD 2.000


Virus Covid-19 Varian Baru dari Inggris Sudah Menyebar di Kanada

"Saya ingin warga kita menerima USD 2.000, daripada hanya USD 600," kata Trump pada Sabtu (26/12) dalam postingan Twitternya.

Sementara itu, Meski para pengamat ekonomi AS setuju jika jumlah bantuan tunjangan yang nantinya diterima oleh warga AS tersebut terlalu kecil, namun bantuan tersebut masih tetap diperlukan.

Gawat, Virus Covid-19 Varian Baru Sudah Masuk ke Asia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×