logo


Said Didu Minta Maaf Soal Menag 'Gebuk' Islam, Pelapor: Berarti Dia Ngakuin Kesalahannya

Wawan mengatakan pelaporan tersebut dilakukan agar memberikan efek jera kepada Said Didu

24 Desember 2020 09:15 WIB

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN
Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu meminta maaf usai dipolisikan terkait cuitannya soal 'presiden inginkan Menag untuk menggebuk Islam 'di akun Twitter pribadinya. Ia mengaku tidak menuduh siapapun terkait cuitannya di media sosial.

Menanggapi permintaa maaf Said Didu, pelapor yakni Ketua PAC Ansor Jagakarsa, Wawan mengaku senang. Pasalnya, permintaan maaf tersebut membuktikan bahwa ia mengakui kesalahannya.

"Jadi bicara nih ya secara pribadi, saya senang dia minta maaf. Berarti dia udah ngakuin kesalahannya kan," kata Wawan seperti dilansir detikcom, Rabu (23/12/2020).


Said Didu Sebut Presiden Ingin 'Gebuk' Islam, Muannas Alaidid Ingatkan Begini

Wawan mengatakan pelaporan tersebut dilakukan agar memberikan efek jera kepada Said Didu. Ia berharap Said Didu lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan media sosial.

"Hari ini kan orang butuh pencerahan, butuh solid lah. Kondisi Covid begini, ditambah politikus-politikus yang bahasanya nggak mendamaikan gitu kan. Saya sih berharap dengan begini menjadi shock therapy bagi siapa pun biar berhati-hati ngetweet itu," ujarya.

Saat disinggung apakah Wawan akan mencabut laporannya usai Said Didu meminta maaf. Ia mengaku akan mendiskusikannya terlebih dahulu kepada  beberapa pihak.

Minta Maaf Usai Dipolisikan Terkait Menag untuk 'Gebuk' Islam, Said Didu: Saya Tidak Menuduh Siapapun

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati