logo


Polisi Ogah Proses Laporan Balik Munarman, Kuasa Hukum Tidak Terima: Ini Diskriminasi Hukum

Kurnia mengatakan bahwa polisi beralasan pihaknya sudah cukup menerima surat laporan

24 Desember 2020 07:15 WIB

Jubir FPI, Munarman
Jubir FPI, Munarman Tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kuasa Hukum Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Kurnia Tri Royani ingin melaporkan balik Ketua Barisan Kesatria Nusantara Zainal Arifin serta seseorang yang bernama Muhammad Rofii Mukhlis terkait dugaan pencemaran nama baik. Namun, laporan tersebut ditolak oleh pihak kepolisian.

"Kami sudah menemui pihak pelayanan masyarakat di sini, setelah sedemikian alot kita lakukan penjelasan kepada mereka tentang duduk persolan dan kronologis, ternyata kita tidak diterima," kata Kurnia di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2020).

Kurnia mengatakan bahwa polisi beralasan pihaknya sudah cukup menerima surat laporan. Ia pun menyebut penolakan tersebut sebagai bentuk diskriminasi hukum.


Dituding Gelapkan Lahan PTPN VIII, Rizieq Shihab: Bukan Merampas, Tapi Beli Tanah Over Garap

"Jadi dianggap itu cukup, sedangkan kami mengharapkan ada tanda terima dari pihak sini kan, bahwa laporan kami tersebut diterima. Kok bisa mereka melakukan pelaporan diterima, sementara kita melaporkan atas hal tersebut tidak diterima. Jadi ini semacam diskriminasi hukun dan itu jelas," ujarnya.

Sebelumnya, Zainal Arifin melaporkan Munarman terkait penyebaran berita bohong yang menyebut enam laskar FPI yang tewas di Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu yang lalu tidak membawa senjata. Sementara Munarman merasa dicemarkan nama baiknya terkait laporan yang diibuat oleh Zainal Arifin.

Akui Kirim Somasi ke Rizieq Shihab, PTPN VIII: Prosesnya Sudah Bertahun-tahun

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati